Pastikan Harga Sembako Stabil, Dirut Bulog Sidak Sejumlah Pasar di Kota Bekasi

  • 15 Apr 2026 12:57 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Bekasi - Direktur Utama Badan Urusan Logi tik (Bulog), Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan harga beberapa komoditi di sejumlah pasar di Kota Bekasi, pada Rabu 15 Arpil 2026. Sidak ini dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, usai melakukan rapat dengan para menteri.

"Sesuai dengan arahan pak presiden pada rapat dengan para menteri, disampaikan bahwa tidak ada kenaikan harga. Oleh karena itu, kami dari Bulog untuk beberapa hari ini akan mengecek kondisi harga di pasar," ucapnya saat sidak di Pasar Baru Kota Bekasi, Rabu, 15 April 2026.

Pada kesempatan ini Dirut Bulog juga menyampaikan bahwa hasil pengecekan di beberapa pasar baik di Jakarta maupun Bekasi, harga saat ini masih dalam kondisi yang relatif stabil. Seperti diantaranya telur ayam, bawang putih, bawang merah, minyak goreng termasuk juga kebutuhan sekunder yang harganya masih stabil.

Kenaikan hanya terjadi pada daging sapi. Kenaikan sekitar Rp 10.000 dari harga sebelumnya Rp 140.000 per kilogram menjadi Rp 150.000.l per kilogram.

"Namun ada beberapa kenaikan, khususnya satu daging, daging sapi, mungkin daging sapi menjelang Idul Adha, jadi dagingnya banyak untuk disiapkan Idul Adha," kata Dirut.

Saat sidak, Dirut Bulog juga menyoroti kenaikan harga plastik yang berkisar 40- 50 persen, yang dikeluhkan masyarakat dan pengusaha saat ini. Kenaikan ini, menurut Dirut Bulog, dikarenakan sulitnya bahan baku biji plastik.

"Karena kita ketahui bersama memang bermasalah adalah di biji plastik, yang mana biji plastik tersebut dalam keadaan kesulitan kita cari di lapangan, namun dari pemerintah, kita akan carikan solusi supaya segera dapat alternatif dukungan biji-biji plastik dari luar, sehingga harga plastik kembali normal," tegas Dirut Bulog.

Atas kenaikan harga plastik itu, pemerintah lanjut Dirut Bulog, untuk sementara terus mensosialisasikan bagi pedagang-pedagang kecil agar mencari alternatif kemasan lain.

"Mungkin sebagai alternatif awal dulu kita sarankan menggunakan kemasan-kemasan menggunakan kertas. Kertas ada paper-paper itu, kertas-kertas bekas dan sebagainya, itu bisa dimanfaatkan sambil menunggu proses ini bagaimana percepatan penyiapan plastik yang lebih maksimal di tanah air," katanya.

"Harga bahan pangan dan komoditi lain tidak mengalami kenaikan yang signifikan dan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP)," tegas Dirut Bulog.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....