HNN: Nelayan Desak Pemerintah Tindak Tegas Pembuang Limbah

  • 06 Apr 2026 15:09 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Momen Hari Nelayan Nasional menjadi ajang bagi para nelayan tradisional untuk menyuarakan isi hati mereka. Puding (37) seorang nelayan pencari kerang hijau di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, mengungkapkan harapannya agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan nelayan kecil yang kian terhimpit keadaan.

Dalam wawancara RRI Jakarta, Udin menyoroti masih banyaknya nelayan di pesisir Jakarta Utara yang hidup jauh dari kata sejahtera. Ia menilai, bantuan dari pemerintah maupun instansi terkait, seperti Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, masih sangat minim dirasakan oleh para nelayan di wilayah Kalibaru, Cilincing.

“Harapan saya sebagai nelayan, semoga nelayan semakin diperhatikan oleh pemerintah, khususnya Jakarta Utara, agar lebih sejahtera lagi. Karena masih banyak kehidupan nelayan yang belum sejahtera, di mana kurangnya bantuan-bantuan dari pemerintah maupun dari Suku Dinas KPKP terhadap nelayan,” ujar Udin. Senin 6 April 2026.

Selain masalah kesejahteraan, Udin juga mengeluhkan sulitnya akses bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi urat nadi aktivitas melaut mereka. Ia berharap pemerintah dapat mempermudah birokrasi dan distribusi BBM bersubsidi khusus bagi nelayan tangkap maupun nelayan pesisir.

Persoalan paling krusial yang dihadapi nelayan di Teluk Jakarta saat ini adalah pencemaran lingkungan. Udin mengungkapkan bahwa hasil tangkapan nelayan terus menurun akibat banyaknya limbah industri yang dibuang secara sembarangan oleh pabrik-pabrik yang tidak bertanggung jawab.

“Hal yang menjadi kesulitan bagi kami adalah banyaknya limbah yang sering dibuang oleh pabrik-pabrik yang tidak bertanggung jawab di pesisir Teluk Jakarta. Kami berharap akan ada tindakan tegas bagi pabrik-pabrik tersebut,” tegasnya.

Pencemaran ini tidak hanya merusak ekosistem laut dan mengurangi jumlah tangkapan, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup warga pesisir yang menggantungkan nasibnya pada hasil laut.

Melalui momentum Hari Nelayan Nasional ini, para nelayan di Cilincing berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat tidak hanya sekadar memberikan seremonial, tetapi melakukan langkah nyata dalam penegakan hukum lingkungan serta penyaluran bantuan yang tepat sasaran demi masa depan nelayan yang lebih baik

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....