Brantas Abipraya Bangun Gene Bank Nasional di Bogor

  • 02 Mar 2026 16:36 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memulai babak baru transformasi sistem kesehatan nasional melalui pembangunan Gene Bank (Bank Genomik Nasional) di kawasan RS Dr. H. Marzoeki Mahdi, Kota Bogor. Proyek strategis tersebut digarap oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dan diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan sekaligus riset material genetik terbesar di Indonesia.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat kemandirian riset biomedis nasional serta meningkatkan akurasi diagnosis dan terapi penyakit di masa mendatang. Gene Bank tersebut juga dirancang sebagai fondasi pengembangan pengobatan presisi berbasis genomik yang kian berkembang secara global.

Sekretaris Perusahaan Brantas AbiprayanDian Sovana menjelaskan bahwa proyek tersebut memiliki tingkat kompleksitas yang jauh melampaui pembangunan gedung konvensional. Standar konstruksi yang diterapkan mencakup sistem penyimpanan material genetik berteknologi tinggi, laboratorium riset genomik, serta fasilitas pengolahan dan penyimpanan data dalam skala besar.

“Pembangunan Gene Bank dirancang dengan standar khusus untuk mendukung stabilitas sampel biologis dalam jangka panjang. Tidak hanya membutuhkan ketelitian teknis tinggi, tetapi juga sistem keamanan berlapis dan pengendalian lingkungan yang sangat ketat,” ujar Dian dalam keterangan resminya, Senin, 2 Maret 2026.

Menurutnya, fasilitas tersebut berdiri di atas lahan seluas 25.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 22.699 meter persegi dan delapan lantai. Gedung tersebut akan dilengkapi sistem pengendalian suhu dan kelembapan presisi, infrastruktur keamanan terintegrasi, serta dukungan teknologi informasi guna mengelola big data genomik secara aman dan efisien. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2027.

“Keterlibatan Brantas Abipraya dalam proyek tersebut menegaskan kontribusi BUMN konstruksi dalam mendukung agenda prioritas pemerintah di sektor kesehatan. Perusahaan memastikan setiap tahapan pembangunan memenuhi standar mutu, keselamatan kerja, dan pengendalian risiko yang ketat, mengingat sensitivitas fungsi bangunan yang akan dioperasikan,” ujarnya.

Dian menjelaskan, secara strategis Gene Bank Nasional dipandang sebagai langkah awal menuju kedaulatan data kesehatan Indonesia. Selain mendorong pengembangan terapi berbasis genetik, fasilitas ini juga berpotensi memperkuat kolaborasi riset antar lembaga serta mempercepat inovasi di bidang kedokteran presisi.

“Brantas Abipraya bangga dapat menjadi bagian dari proyek strategis ini. Kami percaya kehadiran Gene Bank Indonesia akan memperkuat ekosistem riset dan inovasi kesehatan nasional, sekaligus membawa Indonesia semakin siap memasuki era pengobatan presisi berbasis genomik,” kata Dian.

Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi atas pembangunan fasilitas strategis tersebut di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan proyek secara bertanggung jawab dan penuh kehati-hatian agar dapat selesai tepat waktu serta memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....