Imlek Festival Tunjukkan Keharmonisan dan Keberagaman Indonesia

  • 22 Feb 2026 20:43 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri (Wamen) Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menilai bahwa penyelenggaraan Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara ingin menunjukkan keharmonisan sekaligus keberagaman di Indonesia. Demikian disampaikan oleh Irene, di Jakarta, pada Minggu 22 Februari 2026.

“Kita ingin menghadirkan keharmonisan yang ada di bawah bulan Ramadhan. Jadi teman-teman bisa datang ke sini (Imlek Festival) melihat keindahan Indonesia, keberagaman Indonesia yang terwakili di sini,” ujar Irene, dikutip dari Antara.

Sebagai Ketua Umum Imlek Nasional, Irene mengatakan, dalam festival tersebut masyarakat dapat banyak belajar mengenai akulturasi budaya dari etnis Tionghoa dan Indonesia. Misalnya, melalui Museum Terbuka: Akulturasi Budaya Tionghoa yang digelar pada 22 Februari-1 Maret 2026. Acara tersebut menampilkan cerita dan artefak tentang proses akulturasi tradisi Tionghoa dengan berbagai budaya lokal di Indonesia.

Kemudian, melui koleksi sejarah, seni visual, instalasi interaktif, dan narasi multimedia, museum ini turut memperlihatkan bagaimana Imlek berkembang menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Masyarakat juga bisa melihat berbagai pertunjukan barongsai dan liong, serta kostum tradisional Tionghoa. Selain itu, aneka makanan dan minuman juga tersedia di stan UMKM yang ada di samping panggung utama.

Bertepatan dengan bulan Ramadhan, pasar kuliner ini diharapkan menjadi pilihan lokasi berburu takjil dan berbuka puasa bagi masyarakat muslim. Irene juga menyebut, keberagaman dapat dilihat dari beragam stan kebugaran, yang meliputi layanan relaksasi maupun merasakan pijat khas Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Irene menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan jumlah kunjungan mencapai 5.000-10.000 pengunjung. Ia memprediksi bahwa jumlah kedatangan masyarakat akan mengalami peningkatan, mengingat lokasi Lapangan Banteng yang berdekatan dengan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

“Saya cukup yakin itu akan di atas target karena dari tarawih saja, limpahan ke sini pasti lebih banyak. Makanya tempatnya kita bikin cukup besar dan ini lapangan terbuka, kenapa enggak tertutup? Supaya inklusivitas itu bukan menjadi sesuatu yang kita hanya bicarakan,” katanya.

Sebagai informasi, acara Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara digelar pada 17 Februari-3 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. Adapun tagline yang diusung dalam acara ini adalah “Harmoni Nusantara”.

Sejumlah rangkaian acara yang dihadirkan dalam festival ini, yaitu Festival Lentera, Pasar Kuliner, Seni dan Kreatif, Museum Terbuka: Akulturasi Budaya Tionghoa sampai dengan cek kesehatan gratis dan berbagai ornamen film dari “Jumbo” sampai “Pelangi di Mars”.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....