Recovery Korban Bencana Longsor di Tapanuli
- 18 Feb 2026 14:30 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya pemulihan korban bencana longsor di wilayah Tapanuli terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat dan lembaga sosial. Dalam dialog via telepon di acara Apresiasi Budaya Batak Pro 4 RRI Jakarta, Senin, 16 Februari 2026, Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing selaku Anggota Dewan Pembina Batak Center menyampaikan bahwa fase recovery menjadi fokus utama setelah masa tanggap darurat dinyatakan terkendali. Bersama host Dermawan Ismail, ia menegaskan bahwa kepedulian lintas elemen menjadi kunci percepatan pemulihan.
Menurut Erwin, longsor yang melanda kawasan Tapanuli bukan hanya menyisakan kerusakan fisik berupa rumah dan infrastruktur, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi para korban. “Recovery bukan sekadar membangun kembali rumah yang rusak, tetapi memulihkan semangat dan harapan masyarakat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Batak Center turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Dalam proses pemulihan, perhatian juga diberikan pada kebutuhan psikososial warga, khususnya anak-anak dan lansia. Erwin menuturkan bahwa pendampingan mental dan spiritual menjadi bagian penting agar masyarakat tidak larut dalam kesedihan berkepanjangan. Selain itu, dukungan logistik seperti bahan bangunan, kebutuhan pokok, hingga fasilitas kesehatan terus disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan lapangan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Batak di perantauan untuk menunjukkan solidaritas nyata terhadap kampung halaman. Menurutnya, budaya gotong royong yang menjadi warisan leluhur harus terus dihidupkan dalam situasi bencana. “Kita memiliki nilai kebersamaan yang kuat. Ini saatnya menunjukkan bahwa kita satu hati membantu saudara-saudara kita di Tapanuli,” tegasnya dalam perbincangan hangat tersebut.
Di akhir dialog, Erwin berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat segera pulih. Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat, Tapanuli akan bangkit lebih kuat dari sebelumnya. Melalui siaran Pro 4 RRI Jakarta, pesan solidaritas itu pun menggema, mengingatkan bahwa di tengah duka, harapan tetap tumbuh bersama kepedulian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....