Kabasarnas:Buku Potensi SAR Dukung Peningkatan Kapasitas Kesiapsiagaan

  • 15 Feb 2026 16:44 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta : Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran buku karya Potensi SAR saat pelaksanaan Jambore SAR 2026 di PIK Avenue, Jakarta Utara, Sabtu, 14 Februari 2026.

Buku tersebut memuat pembahasan komprehensif mengenai manajemen kesiapsiagaan, penguatan kapasitas komunitas serta peran masyarakat dalam menghadapi kondisi yang membahayakan keselamatan manusia.

Substansi buku menitikberatkan pada upaya kesiapan menghadapi kecelakaan, kegawatdaruratan maupun bencana, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan pencarian dan pertolongan secara nasional.

"Buku ini sebagai kontribusi nyata Potensi SAR dalam mendukung peningkatan kapasitas pencarian dan pertolongan di Indonesia," ujar Marsekal Madya Mohammad Syafii.

Menurutnya, kehadiran buku ini mencerminkan peran strategis Potensi SAR tidak hanya di bidang operasional, tetapi juga dalam pengembangan pemikiran, pengetahuan dan budaya kesiapsiagaan.

"Penguatan kapasitas sumber daya manusia SAR harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, pengalaman lapangan serta pengayaan literasi kebencanaan," katanya.

Para penulis buku merupakan Potensi SAR berasal dari latar belakang beragam dan saling melengkapi. Pertama adalah Guru Besar Teknologi untuk Krisis dan Bencana Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Ir. Arief Wibowo, M.Kom yang dikenal aktif dalam pengembangan pendekatan akademik serta inovasi teknologi untuk penanggulangan krisis dan bencana.

Penulis kedua yakni Kolonel Kav Agung Nur Cahyono, S.IP., M.Tr (Han) yang memiliki pengalaman kewilayahan dan kebencanaan, serta berperan dalam pembuatan kesiapsiagaan dan dukungan TNI dalam penanggulangan bencana sebagai bagian dari Operasi Mliter Selain Perang (OMSP).

Sementara itu, penulis ketiga adalah Agus Wiradi merupakan pegiat kebencanaan dari Cakrawala Disaster Response, sebuah komunitas masyarakat yang telah banyak terlibat dalam berbagai operasi SAR dan kegiatan kebencanaan di berbagai wilayah. Pengalaman lapangan yang dimilikinya menjadi penguat substansi buku agar tetap kontekstual dan aplikatif bagi relawan serta Potensi SAR di tingkat komunitas.

Marsekal Madya Mohammad Syafii menegaskan bahwa materi yang disajikan dalam buku ini sejalan dengan arah kebijakan Basarnas dalam meningkatkan kesiapsiagaan nasional dan memperkuat sinergi dengan Potensi SAR.

"Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi Potensi SAR, relawan, aparatur pemerintah serta masyarakat luas dalam membangun kesiapan menghadapi situasi darurat," ucapnya.

Peluncuran buku ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Jambore Potensi SAR 2026 yang bertujuan memperkuat soliditas, kompetensi, dan peran aktif Potensi SAR sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....