Simulasi TKA: Manfaat, Cara, Persiapan Orang Tua

  • 05 Feb 2026 08:46 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, JAKARTA - Simulasi TKA adalah latihan ujian online yang dirancang untuk membiasakan murid dengan format dan sistem Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan diikuti secara resmi. TKA sendiri merupakan asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid secara objektif, adil, dan terstandar di seluruh Indonesia. Dengan kata lain, TKA bukan sekadar ulangan sekolah pada umumnya; TKA berfungsi sebagai alat benchmark yang dapat membantu memetakan kemampuan akademik peserta secara seragam, lintas sekolah dan daerah. Simulasi ini disediakan oleh pemerintah melalui situs resmi dan dapat diakses secara gratis oleh murid dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK serta sederajat.

Simulasi TKA biasanya mencakup paket soal yang menyerupai bentuk soal pada pelaksanaan TKA resmi. Siswa mengakses simulasi melalui situs resmi Kemendikdasmen, memilih jenjang pendidikan dan mata pelajaran, lalu mengerjakan soal secara interaktif di laman tersebut.

Mengerjakan simulasi sebelum ujian resmi memberikan sejumlah keuntungan strategis:

Simulasi membantu murid memahami format soal dan jenis-jenis pertanyaan yang akan muncul pada TKA, termasuk pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks, dan kategori respon lengkap. Ini membuat murid tidak kaget saat menghadapi soal yang sebenarnya.

Selain itu, simulasi membantu murid mengasah manajemen waktu dalam ujian dan membiasakan diri dengan lingkungan ujian berbasis komputer, sehingga kecemasan berkaitan dengan teknis ujian dapat diminimalkan.

Dari perspektif sistem pendidikan, simulasi juga memberi gambaran kepada murid dan sekolah tentang kekuatan dan kelemahan akademik mereka sebelum hari pelaksanaan. Ini memberi peluang untuk memperbaiki strategi belajar secara lebih fokus.

Simulasi TKA dapat diakses secara resmi dan gratis melalui laman yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Murid maupun orang tua dapat mengerjakan latihan soal melalui tautan berikut: https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka 

Melalui laman tersebut, peserta dapat memilih jenjang pendidikan, mata pelajaran, serta mengerjakan soal berbasis komputer yang dirancang menyerupai pelaksanaan TKA resmi. Kehadiran platform ini menegaskan bahwa simulasi TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesiapan akademik murid secara merata dan transparan.

Simulasi TKA ditujukan terutama bagi siswa yang berencana mengikuti TKA resmi sebagai alat evaluasi akademik tambahan. Berdasarkan aturan yang ada, TKA ditujukan untuk murid di kelas akhir tingkat sekolah:

  • SD/MI kelas 6

  • SMP/MTs kelas 9

  • SMA/MA/sederajat kelas 12

  • SMK/MAK kelas 12 atau 13 (tergantung program)

Walaupun bersifat opsional dan bukan syarat kelulusan sekolah, hasil TKA dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk masuk ke perguruan tinggi jalur prestasi, seleksi beasiswa, atau sebagai tolok ukur capaian akademik individu.

Peran orang tua dalam mendukung keberhasilan simulasi TKA anak tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga psikologis dan informasional. Orang tua perlu memastikan ketersediaan perangkat belajar dan koneksi internet yang stabil serta menciptakan suasana rumah yang kondusif agar anak dapat fokus mengerjakan simulasi. Di saat yang sama, dukungan moral melalui motivasi, dialog terbuka tentang tujuan dan manfaat simulasi TKA, serta pendampingan dalam latihan dan evaluasi hasil sangat membantu membangun kepercayaan diri anak. Selain itu, orang tua juga berperan penting dalam menyaring informasi dengan merujuk pada sumber resmi pemerintah, sehingga terhindar dari praktik berbayar yang tidak sah, mengingat simulasi TKA disediakan secara gratis untuk seluruh murid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....