Program Equity Perkuat Kolaborasi FMIPA–FIP UNJ dengan Industri
- 02 Feb 2026 20:07 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Equity menjadi penggerak kolaborasi antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam menyiapkan lulusan yang lebih selaras dengan kebutuhan dunia industri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk Equity in Excellence: Celebrating Partnership by Bridging Academia and Industry.
Kegiatan tersebut mempertemukan sivitas akademika UNJ dengan sekitar 60 mitra strategis dari sektor pendidikan dan industri. Sejumlah institusi turut hadir, antara lain Jasa Raharja, International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM), Secretariat International Translation Education Association (ITEA), PT Inovasi Digital Semesta, Yayasan Al-Azhar, serta pemangku kepentingan lainnya.
Acara menghadirkan Ms. Jolin C. Lu, MBA dari Global Business Partnership UCloud serta Abdullah Azwar Anas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia periode 2022–2024, sebagai pembicara. Keduanya menyoroti pentingnya sinergi perguruan tinggi dan industri dalam menjawab tantangan transformasi pendidikan, teknologi, dan kebutuhan sumber daya manusia masa depan.
Sementara itu, Ari Hendarno selaku ketua penyelenggara dari pihak FMIPA UNJ, menjelaskan bahwa Program Equity dirancang sebagai ruang kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan dunia kerja.
“Program ini kami bangun untuk menjembatani perspektif akademik dengan kebutuhan nyata industri. Tujuannya agar lulusan UNJ tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memiliki kesiapan praktis saat memasuki dunia kerja,” ujar Ari melalui keterangan kertulisnya, Selasa, 2 Februari 2026.
Menurut Ari, forum semacam ini penting untuk menyerap masukan langsung dari mitra eksternal, terutama terkait penguatan kurikulum dan inovasi pembelajaran di ruang kelas. Dengan keterlibatan industri sejak tahap perencanaan, proses pendidikan diharapkan menjadi lebih kontekstual dan responsif terhadap perubahan.
“Kami ingin mahasiswa terbiasa dengan ekosistem kolaboratif sejak di bangku kuliah. Dari sini mereka bisa memahami tuntutan profesi lebih awal dan membangun kompetensi yang relevan,” ujarnya.
Usai sesi pemaparan narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan para peserta. Forum tersebut dimanfaatkan untuk bertukar gagasan mengenai pengembangan pembelajaran, peningkatan daya saing lulusan, serta peluang kerja sama lanjutan antara fakultas dan mitra industri.
Melalui Program Equity, FMIPA dan FIP UNJ berupaya memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja. Inisiatif ini merupakan bagian dari kerja Bidang III dan Bidang I fakultas, dengan dukungan Wakil Dekan III, serta Ari Hendarno sebagai ketua pelaksana dari pihak FMIPA.
Selain mempererat kemitraan lintas sektor, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen UNJ terhadap Sustainable Development Goals, khususnya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam pengembangan sumber daya manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....