Komunitas Pecinta Gim Didorong Sosialisasikan Gim Lokal

  • 25 Jan 2026 18:42 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta: Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengatakan bahwa pemerintah mendorong komunitas pecinta gim lokal untuk menyosialisasikan gim buatan anak bangsa di pasar Indonesia. Hal ini bertujuan agar dampak komersialisasinya dapat dirasakan di Indonesia.

“Teman-teman di sini mempunyai peran, bukan hanya sebagai user, sebagai orang yang minat terhadap game nasional kita, tetapi juga mempunyai peran tambahan, yaitu bagaimana kalian dengan cara yang kreatif bisa menyebarluaskan informasi ini,” ujar Dyah Roro Esti Widya Putri, dalam acara pembukaan Lapakgaming Battle Arena Series 3 “Beyond the Battle” di Jakarta, dikutip dari Antara, pada Sabtu 24 Januari 2026.

Adapun acara tersebut diselenggarakan oleh Lapakgaming, di bawah naungan BUKA Group. Selain bertujuan untuk menyatukan komunitas pecinta gim, acara itu juga menjadi wadah untuk memamerkan potensi gim lokal yang tidak kalah bersaing dari kualitas gim luar.

"Banyak gim buatan Indonesia ternyata justru lebih diminati dan banyak diunduh di luar negeri ketimbang di negara sendiri," katanya.

Dyah Roro mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara ketiga di Asia yang memiliki jumlah unduhan game terbanyak dan memiliki 192 juta gamer, atau sekitar 43 persen dari total gamer di Asia Tenggara. Potensi pasar domestik dari gim dibilai cukup tinggi, namun masih didominasi oleh gim asing sebesar 99,5 persen.Hal ini pun menyebabkan dampak komersialisasinya seringkali tidak dirasakan para pengembang gim nasional karena masih minimnya ruang publikasi dan sosialisasi.

“Potensi pasar domestik kita juga sebetulnya masih memiliki ruang untuk kita monetize. Dan baru sekitar 57 persen pengguna game di Indonesia yang berpartisipasi secara komersial, ataupun melakukan pembelanjaan. Jadi ini masih banyak sekali ruang yang bisa kita isi dan saya yakin insya Allah melalui kolaborasi, melalui kegiatan seperti ini, ini bisa menjadi titik awal,” ujar Dyah Roro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....