Wapres Gibran Umumkan Indonesia–Afrika Selatan Sepakat Bebas Visa
- 25 Nov 2025 18:15 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka resmi mengumumkan kesepakatan bebas visa masuk antara Indonesia dan Afrika Selatan pada Jumat (21/11/2025) saat menghadiri Indonesia–Africa CEO Forum di Saxon Hotel, Johannesburg, Afrika Selatan.
Dalam pidatonya, Gibran menyampaikan bahwa kesepakatan bebas visa telah melalui pembahasan tingkat tinggi antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dalam pertemuan bilateral sebelumnya di Jakarta.
“Dengan bangga saya mengumumkan bahwa Indonesia dan Afrika Selatan telah sepakat untuk menerapkan bebas visa bagi warga kedua negara ini bukan hanya simbol, tetapi pintu terbuka bagi pelaku usaha, investor, dan warga biasa,” kata Gibran dalam forum di Johannesburg, Jumat (21/11/2025).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kerja sama strategis kedua negara di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi. Pemerintah menilai kebijakan ini akan mendorong mobilitas masyarakat serta membuka peluang bisnis lintas negara.
Gibran menegaskan bahwa kerja sama kedua negara tidak hanya menyentuh aspek diplomasi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas dan peluang ekonomi secara nyata. “Ini adalah bukti bahwa kerja sama kita akan melampaui sekadar diplomasi, kita berbicara tentang mobilitas manusia, peluang bisnis, dan konektivitas yang akan memperkuat kedua negara,” katanya.
Meski telah diumumkan, kebijakan bebas visa ini masih memerlukan penyelesaian tahapan administratif sebelum diterapkan sepenuhnya. Pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan saat ini tengah merampungkan pengaturan teknis, termasuk ketentuan durasi kunjungan dan kategori paspor yang tercakup.
Pemerintah akan mengumumkan tanggal mulai berlakunya kebijakan tersebut setelah seluruh regulasi dituntaskan. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara Afrika dan memperluas strategi diplomasi ekonomi global melalui peningkatan konektivitas dan kerja sama investasi.
(Annisa Sekar Ningrum - Universitas Negeri Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....