Menhut Diisukan Babat Hutan, Ahmad Yohan: Hoax

  • 14 Jan 2025 23:13 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, turut ikut serta melakukan penanaman pohon serentak, bersama Kementerian Kehutanan di Kupang, NTT. Ahmad Yohan mengatakan, kehadirannya sekaligus mengawasi kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

"Saya sangat berbangga kegiatan penanaman serentak di Indonesia pak menteri ada di Nusa Tenggara Timur. Tentu ini memotivasi kami agar terus menjaga hutan," ujat Ahmad Yohan, Selasa (14/1/2025).

"Saya memang sengaja diundang khusus hadir di sini oleh pak menteri, bukan karena saya sahabat beliau, tapi karena saya Wakil Ketua Komisi IV, dan saya disuruh hadir untuk mengawasi, apakah yang dikerjakan beliau ini benar atau tidak. Dan saya hari ini diajak menanam," tambahnya.

Ahmad Yohan menyoroti isu, yang menyebut Menhut Raja Antoni akan membabat 20 juta hektar hutan. Namun, Ahmad Yohan menyaksikan isu tersebut hoax.

"Karena isu yang berkembang di luar, bahwa pak menteri ikut mendukung ketahanan pangan, akan membongkar 20 juta hektar, mungkin akan tanam jagung, sawah dan lain sebagainya," katanya.

Ia mengatakan, Menhut Raja Antoni justru memaksimalkan hutan, dan kembali menghijaukan lahan yang kritis. Sehingga menurutnya, selain terjaga fungsi hutan, juga dapat dimaksimalkan untuk ketahanan pangan dan energi.

"Hari ini saya hadir melihat langsung, bahwa isu itu cuma hoax, ternyata yang benar adalah memaksimalkan hutan yang ada ini, yang sudah kritis itu dihijaukan lagi, dengan tanaman-tanaman produktif, pohon yang kemudian bisa digunakan untuk ketahanan pangan dan energi," ungkap Ahmad Yohan.

Ia mengaku mendukung program yang dikerjakan oleh Kementerian Kehutanan. Ia juga meyakini Menhut Raja Antoni bekerja secara serius.

"Saya ingat betul pak menteri ketika pertama kali berkunjung ke Komisi IV, beliau memulai sambutan dengan sebuah ayat, bahwa telah terjadi kerusakan di darat dan laut akibat ulah tangan manusia," ungkapnya.

"Artinya motivasi kerja menteri kita ini landasannya teologis, tentu pertanggung jawabannya tidak hanya pada Pak Prabowo, tapi juga pada tuhan yang maha Esa," kata Ahmad Yohan.

"Sehingga saya yakin DPR akan lebih ringan mengawasi itu. Kalau dulu kita awasi menteri kehutanan itu agak repot pak. Kalau ini saya kira orang baik, orang lurus, tentu kita dukung," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....