Pemprov DKI akan Evaluasi Penurunan Omzet Kantin Sekolah

  • 13 Jan 2025 17:17 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Penjabat (Pj.) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi akan melakukan evaluasi terkait persoalan omzet kantin sekolah yang mengalami penurunan karena adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya, evaluasi program MBG akan dilakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

“Dalam forum tersebut, kami akan menyampaikan saran dan masukan yang selama ini sudah dicermati dari pemberian makanan bergizi gratis. Saat ini kamimasih fokus untuk membangun MBG seperti yang direncanakan. Sementara terkait dengan kantin sekolah yang mungkin mengeluh karena mengalami penurunan pembelian, itu pastinya akan kami evaluasi,” kata Teguh di Jakarta, Senin (13/1/2025).

Seperti diberitakan sebelumnya, Teguh Setyabudi menyatakan komitmennya untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jakarta. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemprov DKI terus mengupayakan penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Hingga saat ini telah tersedia 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk melayani 118 sekolah, yang terdiri dari 37.667 siswa di Jakarta,” ujarnya.

Sekadar informasi, program MBG diluncurkan dengan melibatkan 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang siap beroperasi. Dapur-dapur tersebut tersebar di 26 provinsi, mulai dari Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Gorontalo.

Selanjutnya Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat, dan Papua Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....