Gabus Pucung, Makanan Khas Betawi yang Mulai Terpinggirkan
- 03 Feb 2024 15:09 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Gabus pucung merupakan salah satu makanan khas Betawi yang mulai terpinggirkan. Makanan ini biasanya dapat ditemukan pada setiap acara kenduri ataupun acara ritual. Selain itu, olahan makanan ini juga cocok menjadi makanan sehari-hari.
Gabus pucung memiliki bahan utama, yaitu ikan gabus yang diolah dengan keluak atau keluwek. Masyarakat Betawi biasa menyebutnya dengan kata 'pucung'. Kuah yang disajikan berwarna gelap kehitaman yang dihasilkan dari keluak atau keluwek seperti rawon.
Gabus pucung sangat cocok disantap dengan lalapan dan sambal kencur. Untuk mengurangi aroma amis dari ikan, masyarakat Betawi biasa menyantapnya ketika masih panas.
Sajian gabus pucung memiliki kekayaan rempah yang menjadi daya tarik. Rempah yang digunakan seperti lengkuas, jahe, dan kunyit.
Selain itu ada jeruk nipis, jeruk limau, ketumbar yang disangrai, bawang putih, cabai rawit, daun bawang, daun salam, serai, daun jeruk, tomat, serta kemiri yang disangrai.
Namun, saat ini keberadaan gabus pucung mulai terpinggirkan dan tak mendapatkan panggung di daerah asalnya. Meski demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa gabus pucung pernah menjadi makanan favorit khas daerah Betawi.
Kekayaan bumbu dan rempah dalam seporsi gabus pucung menghasilkan rasa dan aroma khas yang menggugah selera. Kuliner khas Betawi ini lebih banyak dijumpai di pinggiran Jakarta, seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang.
(Syaradita/Politeknik Negeri Jakarta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....