Mengenal Es Kado, Si Manis Warna-Warni Warisan Masa Lalu yang Masih Diburu

  • 30 Jun 2026 17:30 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Di tengah serbuan berbagai jenis es krim kekinian dan gelato modern di ibu kota, sebuah jajanan tradisional bernama Es Kado masih terus bertahan. Dengan gerobak sederhananya, Pak Pur (50), seorang penjual es kado, menjadi saksi bisu perjalanan kuliner legendaris ini selama lebih dari dua dekade.

Pak Pur mengaku telah menekuni profesi sebagai penjual es kado selama kurang lebih 20 tahun. Baginya, es kado bukan sekadar mata pencaharian, melainkan warisan rasa yang perlu dijaga keberadaannya.

Bahan Alami dan Varian Rasa

Es kado buatan Pak Pur terbuat dari bahan-bahan yang relatif sederhana namun tetap mempertahankan cita rasa autentik. Campuran utamanya terdiri dari santan kelapa dan gula asli yang memberikan perpaduan rasa gurih dan manis yang pas.

Untuk memanjakan lidah pembeli, Pak Pur menyediakan beragam varian rasa yang cukup populer di masanya hingga sekarang. "Ada rasa cokelat, kacang hijau, durian, dan ada juga yang polos (berwarna pink)," ujar Pak Pur saat ditemui RRI Jakarta di sela-sela melayani pembeli. Selasa 30 Juni 2026.

Kemiripan dengan Es Goyang

Banyak orang yang sering menyamakan es kado dengan es goyang. Menurut Pak Pur, kedua jenis es ini memang memiliki kemiripan dari segi bahan dasar dan tekstur. Namun, es kado memiliki ciri khas tersendiri pada cara penyajian dan bentuk cetakannya yang menyerupai potongan kue atau kado.

Proses pembuatannya pun masih tergolong tradisional, mengandalkan suhu dingin dari es batu dan garam di dalam tangki khusus untuk membekukan adonan secara perlahan.

Bertahan Selama 20 Tahun

Menjadi penjual es kado selama 20 tahun tentu bukan waktu yang singkat. Pak Pur menceritakan bahwa sejak awal ia memang sudah fokus berjualan es tradisional ini. Konsistensinya dalam menjaga kualitas rasa membuat pelanggannya tetap setia, mulai dari anak-anak sekolah hingga orang dewasa yang ingin bernostalgia dengan rasa masa kecil mereka.

"Dari dulu ya jualan es kado ini saja. Alhamdulillah masih banyak yang suka," tambahnya dengan senyum ramah.

Keberadaan Pak Pur dan es kadonya menjadi pengingat bagi kita bahwa jajanan tradisional memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Di balik bungkus plastiknya yang sederhana, tersimpan memori manis dan perjuangan seorang pria yang setia merawat kuliner Nusantara agar tidak hilang ditelan zaman.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....