Berburu Kuliner Tradisional, di Kawasan Pecinanan Suryakencana Bogor

  • 05 Jun 2026 17:32 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID Jakarta - Kawasan wisata kuliner Jalan Suryakencana di Kota Bogor kembali menjadi magnet utama bagi para pelancong yang gemar berburu jajanan tradisional legendaris. Di antara kepungan berbagai menu modern yang kian menjamur, panganan klasik seperti bubur sumsum dan candil terbukti tetap bertahan menjadi primadona. Kombinasi rasa gurih dari perasan santan murni serta manis legitnya siraman gula merah cair sukses memikat lidah para pengunjung.

Keberadaan kedai legendaris seperti Bubur Kendil Arin's di koridor tersebut seolah menjadi oase penyegar di tengah maraknya tren kuliner kekinian. Sang pemilik secara konsisten terus mempertahankan resep orisinal turun-temurun demi menjaga keaslian cita rasa tekstur candil yang kenyal sekaligus kelembutan bubur sumsumnya. Keunikan kualitas rasa otentik inilah yang membuat area ini tidak pernah sepi dari serbuan para penikmat kuliner Nusantara.

Daya tarik kuat dari semangkuk bubur tradisional ini bahkan mampu memikat perhatian masyarakat dari luar wilayah Bogor untuk datang berkunjung. Salah seorang pembeli asal Jakarta, Sri Lestari, mengaku rela menempuh perjalanan cukup jauh demi bisa memuaskan rasa penasarannya pada kedai tersebut.

"Ini loh, cita rasa yang disajikan sangat khas dan melekat di lidah. Ini sesuai dengan reputasi besar Suryakencana," kata Sri, di lokasi pada Jumat 05 Juni 2026.

Ibu Sri Lestari juga menambahkan bahwa selain rasanya yang sangat enak, porsi yang disajikan oleh pihak pengelola tergolong sangat memuaskan. Hanya dengan merogoh kocek sebesar 20 ribu rupiah saja, para pengunjung sudah bisa menikmati varian isi yang lengkap dan mengenyangkan. Nominal tersebut dinilai sangat murah dan ramah di kantong untuk ukuran destinasi wisata kuliner tengah kota yang populer.

Tingginya antusiasme konsumen terhadap produk lokal ini menjadi bukti nyata bahwa eksistensi kuliner tradisional masih memiliki pangsa pasar yang sangat menjanjikan. Kreasi penyajian yang menggunakan wadah kendil dan alas daun pisang juga memberikan nilai estetika tersendiri yang menarik minat generasi muda. Hal ini sekaligus menjadi media pengenalan warisan budaya kuliner Nusantara agar tidak punah tergerus oleh zaman.

Pemerintah Kota Bogor sendiri terus berupaya melakukan penataan fasilitas di sepanjang Jalan Suryakencana agar semakin ramah dan nyaman bagi para pejalan kaki. Peningkatan infrastruktur tersebut secara langsung berdampak positif pada omzet pendapatan para pelaku usaha mikro yang berjualan di sana. Kebersihan lingkungan dan higienitas produk tetap menjadi prioritas utama yang selalu ditekankan kepada seluruh pedagang makanan lokal.

Melalui sinergi penataan kawasan yang baik dan konsistensi menjaga mutu rasa, camilan tradisional ini diharapkan dapat terus menjadi roda penggerak ekonomi daerah. Wisatawan yang datang tidak hanya pulang dengan perut kenyang, melainkan juga membawa pengalaman kuliner yang berkesan. Bubur Kendil Arin's kini menjadi salah satu bukti bahwa kuliner masa lalu tetap mampu bersinar di era modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....