Kuliner Selat Solo Khas Kota Surakarta

  • 24 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID,Jakarta- Resto Omah Selat pada H+3 Lebaran kembali dibuka. Suasana terlihat ramai di resto tersebut. Pengunjung datang silih berganti, mulai dari keluarga hingga wisatawan luar kota yang ingin menikmati kuliner khas Solo.

Restoran khas design rumah Jawa terasa begitu kental, dengan interior sederhana namun penuh sentuhan tradisional.

Meja-meja hampir terisi penuh sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi, Selasa 24 Maret 2026. Beberapa pengunjung bahkan harus rela menunggu giliran, namun tetap sabar karena ingin mencicipi sajian khas Solo yang terkenal ini.

Selat Solo adalah salah satu kuliner khas dari Surakarta yang memiliki cita rasa unik, perpaduan budaya Jawa dan Eropa.

Hidangan ini terdiri dari irisan daging sapi, telur rebus, kentang, wortel, buncis, dan daun selada. Semua bahan tersebut disiram dengan kuah encer berwarna cokelat yang ringan, lalu dilengkapi saus mustard, kecap, dan kadang ditambah keripik atau emping sebagai pelengkap.

Selat Solo berasal dari masa kolonial Belanda, ketika masyarakat lokal mencoba menyesuaikan hidangan Barat seperti steak dengan bahan dan bumbu yang tersedia di Jawa. Kata “selat” sendiri diyakini berasal dari kata “salad”, namun mengalami penyesuaian lidah dan budaya hingga menjadi hidangan khas seperti sekarang.

Tak sedikit pengunjung yang memuji rasa autentik yang tetap terjaga, seolah membawa mereka pada cita rasa Solo tempo dulu.

Menurut Rina Pelayan di Omah Selat, restoran baru dibuka Lebaran H + 3 dan pelanggan sejak pagi sudah antri ramai sekali. "Para pengunjung datang dari Jakarta, Surabaya dan dari warga Solo sendiri," ujar nya sambil menghidangkan makanan di meja pelanggan.

Dwi, kasir dari Omah Selat mengatakan restoran ini ada sejak tahun 2008 dan dimiliki oleh owner bernama Anastasia Yuniawati Basuki.

Pelayanan dengan ramah kepada setiap tamu menjadi hal yang diutamakan oleh Restoran Omah Selat yang berada di jalam Gotong Royong Nomor 13, Jagalan, Surakarta dan dipastikan pesanan datang dengan cepat dan tetap hangat. Hal ini menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung merasa nyaman meski harus menunggu.

Selain karena tradisi libur panjang, banyak orang memanfaatkan waktu untuk berburu kuliner khas Surakarta.

Omah Selat pun menjadi salah satu destinasi favorit, tidak hanya untuk makan, tetapi juga menikmati suasana Kota Solo .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....