Menbud Menilai Tempe Bagian dari Tradisi-Budaya Masyarakat Indonesia

  • 26 Des 2025 17:23 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon menilai bahwa tempe merupakan bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Indonesia. Menurutnya, hal tersebut penting untuk dilestarikan.

"Tempenya sebagai kuliner, sebagai pangan yang disukai oleh mayoritas rakyat Indonesia, tetapi di belakang itu juga ada satu tradisi, pengetahuan, terkait dengan fermentasinya," ujar Fadli di Jakarta, dikutip dari Antara, pada Jumat (26/12/2025).

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan bahwa produksi dan usaha tempe melibatkan banyak komunitas dan tenaga kerja. Berdasarkan catatan Kementerian Kebudayaan RI, ada sekitar 170 ribu komunitas dan 1,5 juta orang yang terlibat dalam kegiatan produksi serta usaha tempe.

"Dalam budaya itu, termasuk objek pemajuan kebudayaan itu, termasuk juga pangan lokal, ya. Karena pangan lokal ini ada ekspresi budaya di dalamnya, tidak bisa dipisahkan dari cultural expression atau ekspresi budaya," katanya.

Adapun sebelumnya, Kementerian Kebudayaan RI menyelenggarakan Festival Budaya Tempe. Acara itu menjadi bagian dari upaya untuk melestarikan budaya pembuatan tempe. Festival tersebut mengangkat tema "Budaya Tempe: Warisan Hidup dari Indonesia untuk Dunia" yang mencakup eksibisi budaya tempe, pameran produk berbahan tempe, serta penyampaian dukungan terhadap upaya pengajuan penetapan budaya tempe sebagai warisan budaya tak benda Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....