Tiga Makanan Khas Jakarta Ini Tetap Populer

  • 26 Apr 2025 18:59 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Jakarta dikenal dengan kekayaan kuliner khas Betawi yang masih bertahan hingga kini. Sejumlah hidangan tradisional ini bukan hanya lezat, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya ibu kota.

Meskipun zaman terus berkembang, cita rasa autentik dari makanan-makanan ini tetap digemari. Berikut adalah tiga makanan khas Jakarta yang terus populer hingga saat ini.

Kerak Telor. (Foto: jakarta.go.id)

1. Kerak Telor Menggoda Lidah di Setiap Festival Budaya

Kerak telor adalah salah satu makanan ikonik Betawi yang selalu mencuri perhatian, terutama saat festival budaya. Hidangan ini terbuat dari campuran beras ketan, telur bebek, ebi, dan kelapa parut yang dimasak di atas bara api.

Menurut Lembaga Kebudayaan Betawi, kerak telor awalnya merupakan omlet yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Belanda pada masa kolonial. Nama "kerak telor" berasal dari kata "kerak" yang berarti bagian bawah kering dan "telor" sebagai bahan utamanya.

Awalnya, kerak telor mulai populer di sekitar Monas pada tahun 1970-an dan kini menjadi buruan wisatawan. Proses memasaknya yang unik membuat hidangan ini tetap menarik di tengah gempuran kuliner modern.

Soto Betawi. (Foto: unileverfoodsolutions)


2. Soto Betawi Menjadi Primadona di Berbagai Perayaan

Soto Betawi menjadi primadona warga Jakarta berkat kuah santan atau susunya yang gurih dan kaya rempah. Isian berupa daging sapi, tomat, dan kentang goreng memperkaya rasa sup khas ini.

Menurut laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Soto Betawi telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2016 melalui SK 244/P/2016. Hidangan ini sering menjadi sajian utama saat Idul Adha sebagai ide olahan daging sapi khas Betawi.

Rasa gurihnya yang khas membuat soto Betawi tetap eksis, bahkan banyak restoran modern yang tetap mempertahankan resep tradisionalnya. Hal ini memperkuat keberadaan soto Betawi sebagai bagian penting dari kuliner Jakarta.

Nasi Uduk. (Foto: kemenparekraf)


3. Nasi Uduk Sarapan Sejuta Umat Jakarta

Nasi uduk, nasi gurih yang dimasak dengan santan dan rempah, menjadi pilihan sarapan favorit warga Jakarta. Hidangan ini biasanya disajikan dengan lauk-pauk seperti ayam goreng, telur balado, dan tempe orek.

Dilansir dari laman jakarta.go.id, nasi uduk berakar dari budaya Melayu dan dulunya menjadi bekal bagi petani dan rakyat kecil. Kata "uduk" yang berarti "susah" menggambarkan kondisi sosial masyarakat pada masa itu.

Kini, nasi uduk tersedia di hampir seluruh sudut Jakarta, mulai dari gerobak kaki lima hingga restoran modern. Variasi penyajiannya semakin memperkaya keunikan kuliner khas ibu kota ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....