Kebuli Cairo dan Alamak Chicken Sukses Berkembang
- 05 Feb 2025 20:33 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Kebuli Cairo dan Alamak Chicken, dua usaha kuliner yang dimiliki oleh Arsyad Ibnu Hakim, terus berkembang pesat. Kebuli Cairo, yang sudah berdiri selama lima tahun, berhasil membangun basis pelanggan setia. Sementara Alamak Chicken, yang baru dibuka empat bulan lalu, kini telah memiliki 10 outlet. Di akhir tahun 2025, Arsyad berencana untuk membuka 50 outlet baru, dengan fokus ekspansi di luar Jakarta.
Awalnya, Kebuli Cairo beroperasi dengan sistem pre-order dan kemudian membuka peluang untuk reseller. Mengingat tingginya permintaan pesanan online, Arsyad pun memiliki ambisi untuk mewujudkan bisnis kulinernya dalam bentuk outlet fisik. Alhasil, outlet offline Kebuli Cairo pun terbentuk.
Kebuli Cairo menawarkan menu khas dengan resep keluarga Arsyad, yang terinspirasi dari restoran Aljazeerah, di mana harga kebuli bisa mencapai jutaan rupiah. Arsyad bersyukur memiliki kemampuan mencicipi dan menilai rasa dengan tajam. Bahkan, ketika ayahnya yang menciptakan resep pertama kali, Arsyad dapat memberi masukan untukmemperbaiki rasa masakan tersebut. Salah satu menu andalan di Kebuli Cairo adalah ayam bumbu saffron, yang diolah dengan rempah saffron dan dioven dengan cara khas.
Sementara itu, Alamak Chicken, yang pertama kali dibuat Arsyad pada tahun 2013, tidak langsung mendapat perhatian karena Arsyad belum memiliki pemahaman dalam hal pemasaran. Kini, dengan melihat tren ayam Saudi yang sedang viral, Arsyad memutuskan untuk menghidupkan kembali resep tersebut dan menjadikannya bisnis yang berkembang pesat.
"Setelah memiliki beberapa outlet, saya mulai berpikir bahwa bisnis online sebenarnya sudah cukup, dan bisnis offline tidak menjadi keharusan. Itu yang saya rasakan sekarang,"ujar Arsyad Ibnu Hakim dalam wawancara Sore Ceria PRO 2 RRI Jakarta bersama Desi dan Fajar pada (05/02/25).
Namun, membangun banyak outlet ternyata tidaklah mudah. Arsyad harus memikirkan biaya operasional yang besar, seperti gaji karyawan, listrik, sewa toko, dan lainnya. "Untuk membangun bisnis, sebaiknya maksimalkan dulu di platform online, dan outlet offline lebih untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin merasakan produk langsung. Dalam berbisnis, kita harus mulai dari risiko yang kecil dan pastikan ada pasar yang siap," ujarnya.
Kebuli Cairo menawarkan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp30.000, sedangkan Alamak Chicken mulai dari Rp10.000. Dengan harga yang bersahabat, kedua brand ini justru menarik minat konsumen dari kalangan orang dewasa, bukan hanya anak muda. Kini, Kebuli Cairo dan Alamak Chicken terus berkembang dan sukses berkat semakin banyaknya konsumen yang menyukai produk mereka.
Seiring bertambahnya outlet, Arsyad berharap bisnis kuliner ini terus maju dan semakin dikenal. Untuk informasi lebih lanjut, bisa mengunjungi Instagram @kebulicairo dan @alamakchicken. (Kayla Maisie Ayu Putri Muslim-Politeknik Negri Media Kreatif Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....