Kenali Masalah Sensoris yang Pengaruhi Makan Anak
- 06 Agt 2024 13:10 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Menyusui dan memperkenalkan makanan padat kepada bayi merupakan bagian penting dari pertumbuhan mereka. Namun, proses ini dapat berdampak besar pada kebiasaan makan anak.
Dalam kelas intensive MPASI Expert 21 yang dipandu oleh dr. Dea Nurmaulidia, IBCLC, CIMI, diulas berbagai jenis masalah sensoris yang mempengaruhi pola makan anak. Pemahaman tentang bagaimana anak merespons berbagai indra mereka terhadap makanan dapat membantu orang tua dalam proses MPASI (Makanan Pendamping ASI).
Dr. Dea menjelaskan bahwa anak-anak merasakan makanan melalui berbagai indra, masing-masing dengan pengaruh yang berbeda pada kebiasaan makan mereka. Menurutnya, anak-anak merasakan tekstur, suhu, dan nyeri melalui indra taktil. Mereka dapat mengidentifikasi tekstur makanan melalui tangan dan rongga mulut mereka, bahkan bisa mendeteksi sayuran tersembunyi dalam makanan kecil berkat kemampuan oral stereognosis.
"Beberapa anak hanya mau makan makanan yang menghasilkan bunyi tertentu, seperti kerupuk, atau bahkan makanan yang tidak mengeluarkan suara sama sekali. Mereka seringkali mempersepsikan makanan yang tidak berbunyi renyah sebagai kurang enak,"ujarnya.
Anak-anak cenderung memilih makanan dengan rasa tertentu, sering kali manis, dan mungkin menolak makanan yang rasanya tidak sesuai dengan preferensi mereka.Menurut dr Dea,"
Bau makanan juga mempengaruhi pilihan mereka. Anak-anak bisa menolak makanan dengan bau yang terlalu menyengat atau kesulitan membedakan makanan basi dari yang masih segar."Penampilan makanan juga mempengaruhi keputusan mereka. Anak-anak sering menilai makanan berdasarkan warna dan tampilannya, yang bisa membuat mereka sulit membedakan makanan yang layak makan dari yang tidak.Pergerakan otot dan sendi oral berperan dalam bagaimana anak memilih makanan.
Anak yang mengalami kesulitan dalam duduk tegak saat makan atau yang sering berlarian mungkin mengalami tantangan dalam proses makan yang disebabkan oleh masalah proprioseptif.Kemampuan anak untuk mempertahankan postur saat makan, duduk dengan tenang, dan kesiapan motorik oral juga dipengaruhi oleh indra vestibular. Masalah dalam area ini dapat memengaruhi bagaimana mereka mengelola makanan di mulut.Terakhir, kemampuan anak untuk merasakan sensasi dalam diri mereka sendiri, seperti rasa lapar, haus, atau keinginan untuk BAB.
Anak-anak yang tidak dapat merasakan sensasi ini mungkin tampak tidak lapar atau haus, yang dapat mempengaruhi pola makan mereka.Memahami jenis-jenis masalah sensoris ini penting bagi orang tua dalam melakukan stimulasi yang tepat dan mempermudah proses MPASI. Dengan pengetahuan ini, orang tua dapat menyesuaikan pendekatan mereka terhadap pemberian makanan dan membantu anak-anak mengatasi tantangan yang mereka hadapi. Ini sangat penting karena MPASI berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah masalah seperti slow weight gain.
Dr. Dea menekankan bahwa semakin bertambah usia anak, semakin banyak energi yang dibutuhkan. Oleh karena itu, proses MPASI yang tepat dan responsif terhadap kebutuhan sensoris anak sangat krusial untuk memastikan perkembangan yang sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....