Anak Lambat Bicara, Orang Tua Jangan Panik

  • 15 Sep 2026 14:15 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Orang tua perlu mengenali tanda keterlambatan bicara sesuai tahapan perkembangan anak.
  • Stimulasi melalui komunikasi, bermain dan membaca bersama dapat dilakukan sejak dini di rumah.
  • Dukungan komunitas dan tenaga profesional membantu orang tua menghadapi kekhawatiran tanpa panik.

RRI.CO.ID, Jakarta: Setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda, termasuk dalam kemampuan berbicara. Ada anak yang lebih cepat mengucapkan kata dan merangkai kalimat, tetapi ada pula yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Kondisi tersebut kerap membuat orang tua khawatir. Namun, keterlambatan bicara perlu disikapi dengan tenang sekaligus perhatian agar orang tua dapat mengetahui kebutuhan anak dan memberikan stimulasi yang tepat.

Dalam dialog Obrolan Komunitas RRI Pro 1 Jakarta, Dr. Sumarti, M.Pd., penulis, dosen dan anggota Komunitas Bening, menjelaskan bahwa orang tua perlu mengenali terlebih dahulu tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak. Perkembangan kemampuan berbicara tidak hanya dilihat dari seberapa banyak anak mengucapkan kata, tetapi juga dari kemampuannya berkomunikasi dengan lingkungan.

Menurut Dr. Sumarti, orang tua juga perlu memahami berbagai faktor yang dapat membuat perkembangan bicara anak berjalan lebih lambat. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak terburu-buru memberikan label kepada anak, tetapi mengamati perkembangan dan mencari informasi yang tepat.

“Stimulasi kemampuan bicara dapat dimulai dari lingkungan terdekat anak,” demikian pokok pesan yang dikembangkan dalam pembahasan dialog. Orang tua dapat membangun komunikasi melalui percakapan sehari-hari, mengajak anak bercerita, membaca bersama, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk menyampaikan apa yang dirasakan dan dipikirkannya.

Selain keluarga, dukungan komunitas juga dinilai penting. Komunitas dapat menjadi ruang bagi orang tua untuk bertukar pengalaman, memperoleh informasi, sekaligus mendapatkan dukungan ketika menghadapi tantangan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Dr. Sumarti juga mengingatkan orang tua agar tidak panik ketika menemukan perkembangan bicara anak berbeda dengan anak seusianya. Namun, perhatian tetap diperlukan agar kondisi tersebut dapat dipahami dan ditangani sesuai kebutuhan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....