Early Life Nutrition 2026, Bantu Orang Tua Pahami Tumbuh Kembang Anak
- 08 Sep 2026 19:29 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Setiap orang tua tentu ingin memberikan awal terbaik bagi perjalanan tumbuh kembang Si Kecil. Salah satu periode penting yang perlu menjadi perhatian adalah 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), ketika berbagai fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak mulai terbentuk. Pemahaman serta dukungan yang tepat pada periode ini menjadi bekal penting bagi Si Kecil untuk mengembangkan potensinya pada masa mendatang.
Melalui Early Life Nutrition 2026: Next Gen(re)parenting, Morinaga mengajak orang tua memahami kembali perjalanan pengasuhan pada masa awal kehidupan Si Kecil melalui perspektif kesehatan, nutrisi, psikologi, serta pengalaman nyata menjadi orang tua. Karena di tengah banyaknya informasi dan ekspektasi seputar parenting masa kini, orang tua kerap dihadapkan pada berbagai pertanyaan tentang hal terbaik bagi tumbuh kembang anak.
Program ini menghadirkan ruang bagi orang tua untuk mendapatkan informasi dari para ahli sekaligus berbagi pengalaman tanpa merasa dihakimi. Kegiatan ini dikemas melalui sesi edukatif dan interaktif yang membahas berbagai tantangan dalam mendampingi anak sejak masa awal kehidupannya.
Salah satu sesi utama dalam event ini adalah talk show bertajuk “Fact or Feeling”. Melalui sesi ini, peserta diajak menanggapi berbagai pernyataan seputar brain development, gut health, risk allergy, hingga tantangan picky eater sebelum membahasnya bersama para ahli. Format interaktif tersebut membantu orang tua membedakan informasi yang tepat dari berbagai asumsi yang kerap ditemui dalam keseharian.
Melalui pembahasan ini, orang tua juga diajak memahami bahwa setiap anak memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Oleh sebab itu, dukungan yang diberikan perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang masing-masing Si Kecil.
“Setiap tahap tumbuh kembang anak memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda. Untuk mendukung Si Kecil tumbuh menjadi Future Leader, stimulasi yang tepat perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan nutrisi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Mulai dari mendukung perkembangan otak dan kesehatan saluran cerna hingga menghadapi kondisi anak yang tidak cocok dengan susu sapi maupun picky eater, orang tua perlu mendapatkan informasi yang tepat agar dapat memberikan dukungan secara optimal,” ujar dr. Hendra Wardhana, Sp.A, Dokter Anak dalam keterangan resminya, Selasa, 8 September 2026.
Selain membahas tumbuh kembang dari sisi kesehatan, sesi ini turut mengangkat berbagai tantangan emosional yang dihadapi orang tua. Keinginan untuk selalu memberikan yang terbaik terkadang dapat memunculkan ekspektasi yang tinggi terhadap diri sendiri maupun Si Kecil. Padahal, perjalanan pengasuhan tidak selalu memiliki satu jawaban yang sama bagi setiap keluarga.
Indah Sundari Jayanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan bahwa kecerdasan emosional merupakan salah satu bekal penting bagi Si Kecil untuk tumbuh menjadi Future Leader. Karena itu, peran orang tua dibutuhkan hadir dan terlibat bukan hanya secara fisik, tetapi secara emosional untuk membantu anak mengenali serta mengelola emosinya.
“Lingkungan yang suportif juga akan membantunya mengembangkan kecerdasan dan potensi secara optimal,” katanya. Pembahasan semakin dekat dengan keseharian orang tua melalui kehadiran Patricia Gouw, yang membagikan pengalaman personalnya sebagai seorang Bunda. Ia bercerita mengenai berbagai perasaan dan kekhawatiran yang muncul ketika berusaha memberikan yang terbaik bagi Si Kecil. Pengalaman tersebut menggambarkan perjalanan emosional orang tua dalam memahami bahwa proses pengasuhan tidak harus selalu dijalani dengan sempurna.
“Sebagai seorang Bunda, saya ingin mempersiapkan Si Kecil agar kelak dapat tumbuh menjadi Future Leader. Melalui program ini saya belajar bahwa proses tersebut dapat dimulai sejak dini melalui pemenuhan nutrisi yang sesuai, stimulasi yang tepat, serta kehadiran orang tua dalam memahami dan mendukung setiap tahap tumbuh kembangnya. Dengan terus memberikan dukungan dan ruang, saya berharap Si Kecil dapat mengenali serta mengembangkan potensi terbaiknya,” ucap Momfluencer, Patricia Gouw.
Melalui filosofi Beyond Nutrition: Nurturing the Best Today for Tomorrow’s Future Leaders, Morinaga percaya bahwa mendukung masa depan anak tidak hanya berbicara tentang nutrisi, tetapi juga stimulasi, pengalaman, dukungan emosional, serta lingkungan yang membantu mereka tumbuh dan mengeksplorasi potensinya. Kehadiran Early Life Nutrition 2026: Next Gen(re)parenting di Semarang pada 5 September 2026 menjadi bagian dari upaya Morinaga menghadirkan edukasi yang relevan bagi orang tua masa kini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....