Olahraga dan Kegiatan Seni Jadi Pilihan Kelola Stres
- 21 Agt 2026 17:19 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Selain menjaga kebugaran, aktivitas fisik dan kegiatan seni dapat menjadi pilihan untuk membantu mengelola stres serta menjaga kesehatan secara menyeluruh. Dilansir dari Antara, pada Jumat 21 Agustus 2026, Product Manager Salonpas Pain Relief Patch, Ira Guci, mengatakan bahwa perempuan perlu menyediakan waktu untuk merawat diri di tengah kesibukan menjalankan berbagai peran. Menurutnya, kesehatan fisik dan mental memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan.
“Perempuan sering kali menjadi sumber kenyamanan bagi orang lain, tetapi lupa menyediakan waktu untuk merawat dirinya sendiri. Kami percaya bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan,” kata Ira Guci.
Kebutuhan menjaga kesehatan secara menyeluruh juga terlihat dari perubahan tujuan masyarakat dalam melakukan aktivitas fisik. Berdasarkan Worldwide Survey of Fitness Trends 2026 dari American College of Sports Medicine (ACSM), aktivitas olahraga untuk kesehatan mental atau Exercise for Mental Health menempati peringkat keenam dalam tren kebugaran dunia.
Aktivitas fisik kini tidak hanya dilakukan untuk menjaga kebugaran dan penampilan tubuh, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mengelola stres dan mendukung kesehatan mental. Olahraga seperti Pound Fit, Zumba, dan yoga dapat menjadi pilihan aktivitas yang dilakukan secara rutin.
Selain olahraga, kegiatan seni juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk melepas penat. Dalam kegiatan Patchtastic Day 2026, aktivitas fisik dipadukan dengan berbagai kegiatan kreatif, seperti membuat gelang manik-manik, menghias gantungan tas, membuat gantungan kunci tumbler, hingga membuat kreasi boneka kain.
Penelitian dari Drexel University yang dikutip dalam materi kegiatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas seni selama 45 menit dapat membantu menurunkan kadar kortisol, yaitu hormon yang berkaitan dengan stres. Sekitar 75 persen peserta dalam penelitian tersebut mengalami penurunan kadar kortisol setelah melakukan aktivitas seni.
Ira Guci mengatakan ruang untuk beristirahat dan berinteraksi dengan komunitas juga penting bagi perempuan. Menurutnya, kesempatan untuk memulihkan energi dapat membantu perempuan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan kondisi yang lebih baik.
“Kami menghadirkan ruang nyaman bagi perempuan untuk melepaskan penat, memulihkan energi, dan kembali terhubung dengan komunitasnya. Kami ingin kenyamanan ini berkembang menjadi rantai kebaikan yang saling menguatkan,” ujarnya.
Dengan demikian, mengelola stres tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan yang kompleks. Aktivitas fisik secara rutin maupun kegiatan seni yang menyenangkan dapat menjadi cara sederhana untuk memberikan waktu bagi tubuh dan pikiran beristirahat.
Perempuan juga perlu memberikan ruang bagi diri sendiri di tengah berbagai kesibukan. Dengan menjaga keseimbangan antara aktivitas, istirahat, dan kegiatan yang menyenangkan, kesehatan fisik serta mental dapat lebih terpelihara.
(Siti Safitri - Mahasiswa UHAMKA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....