Butuh 1.500 Kantong Darah, IDI Jaksel Gelar Aksi Donor Darah

  • 15 Agt 2026 16:53 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jakarta Selatan, kolaborasi dengan PMI Jakarta Selatan menggelar aksi sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, di Kantor IDI Jakarta Selatan, Jalan Lebak Bulus III Nomor 86, Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu 15 Agustus 2026.

Ketua IDI Cabang Jakarta Selatan, dr. Agung Wicaksono, Sp.OG, C.MMed, mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan wujudnyata kepedulian IDI terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

"Kebutuhan darah di Jakarta Selatan cukup tinggi, yakni sekitar 1.200 hingga 1.500 kantong per hari. Maka dari itu diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan stok darah, terutama ketika terjadi kondisi yang membutuhkan transfusi dalam jumlah besar," jelasnya.

Kegiatan donor darah ini sangat diperlukan, untuk menjaga ketersediaan darah khususnya yang ada di markas PMI Jakarta Selatan. Misalnya, ketika kebutuhan darah meningkat, stok darah di PMI Jakarta Selatan harus tetap terjaga, supaya tidak terjadi kekosongan. Permintaan darah untuk pasien di rumah sakit dapat terpenuhi.

Ia, menjelaskan, pelaksanaan kegiatan donor darah, didukung oleh pengurus IDI Jakarta Selatan, unsur masyarakat, dan Pemkot Jakarta Selatan. Dukungan juga datang dari PMI, BNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, hingga perangkat wilayah seperti RT, RW, kelurahan dan kecamatan," ungkapnya.

Ia, menyebutkan, bakti sosial donor darah itu tercatat diikuti sekitar 50 peserta. Namun, jumlah tersebut diperkirakan bertambah karena masih terdapat masyarakat yang datang langsung untuk mengikuti donor darah tanpa melakukan pendaftaran sebelumnya.

"Yang sudah terdaftar sementara sekitar 50 orang. Tetapi ada juga yang datang langsung dan belum terdaftar. Mudah-mudahan jumlahnya bisa lebih dari 50 pendonor," katanya.

Ia, mengatakan aksi donor darah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi IDI Jakarta Selatan dalam memperkuat ketersediaan darah bagi masyarakat. Kegiatan serupa juga telah menjadi agenda rutin organisasi tersebut.

"IDI Jakarta Selatan bahkan berencana meningkatkan frekuensi kegiatan donor darah pada tahun mendatang. Jika selama ini dilaksanakan sekitar satu kali dalam setahun, IDI Jakarta Selatan menargetkan, kegiatan sosial itu dapat digelar dua hingga tiga kali dalam setahun, mulai tahun 2027," ujarnya.

Tahun ini, katanya, mudah-mudahan masih ada satu kali lagi aksi sosial donor darah, yaitu pada Oktober mendatang, dalam rangka HUT - IDI. Sementara, untuk tahun 2027, insyaallah IDI Jakarta Selatan dapat menyelenggarakan donor darah dua sampai tiga kali dalam setahun," tandasnya.

Agung, menyebutkan, kebutuhan darah di Jakarta Selatan dapat mencapai sekitar 1.200 hingga 1.500 kantong per hari. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah.

Agung, menegaskan, IDI Jakarta Selatan juga berupaya memperkuat keterlibatan organisasi profesi dokter dengan masyarakat. Saat ini, IDI Cabang Jakarta Selatan memiliki sekitar 5.000 anggota yang terdiri atas dokter umum dan dokter spesialis.

"Kami ingin lebih berdaya guna untuk masyarakat Jakarta Selatan. Karena itu, kami akan berupaya semaksimal mungkin membangun engagement yang baik antara IDI Jakarta Selatan dengan komunitas dan masyarakat sekitar," tuturnya.

Ia, menambahkan, seluruh kegiatan pelayanan kedokteran yang dilakukan IDI dan para anggotanya tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

"Kegiatan donor darah sukarela seperti yang digerakkan oleh komunitas profesi dokter (IDI Jakarta Selatan) dan instansi terkait sejalan dengan amanat Pasal 118 UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023. Di dalam undang-undang tersebut ditegaskan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, beserta masyarakat bertanggung jawab untuk memastikan ketersediaan pelayanan darah yang aman, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang terencana," imbuhnya.

Melalui kegiatan donor darah tersebut, IDI Jakarta Selatan berharap semakin banyak masyarakat tergerak menjadi pendonor sukarela. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, donor darah juga menjadi bentuk nyata gotong royong dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. (Irvan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....