Praktisi Dorong Evaluasi Total Program Internship usai Dokter Muda Meninggal
- 03 Agt 2026 12:10 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Ngabila Salama, dokter dan praktisi kesehatan masyarakat, mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Internship Dokter Indonesia.
- Enam dokter magang telah meninggal dunia dalam kurun waktu enam bulan terakhir, baik karena sakit maupun kasus yang masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
- Evaluasi program internship dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter sekaligus praktisi kesehatan masyarakat, Ngabila Salama, mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Internship Dokter Indonesia setelah enam dokter magang meninggal dunia dalam kurun enam bulan terakhir. Evaluasi dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Ngabila menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya enam dokter internship, baik yang meninggal karena sakit maupun kasus yang masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Ia menilai seluruh kasus tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
"Turut berduka cita atas meninggalnya enam orang dokter magang di Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Oleh karena itu, kami mendorong kepada pemerintah untuk melakukan serangkaian pencegahan, baik itu pencegahan sakit secara fisik dan mental, dan juga tentunya pencegahan kematian agar tidak terjadi lagi kejadian serupa seperti ini," kata Ngabila.
Menurut Ngabila, dokter muda berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat beban kerja, kelelahan, maupun tekanan mental selama menjalani masa internship. Kondisi tersebut dapat memicu penyakit tidak menular seperti serangan jantung dan stroke apabila tidak diantisipasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap risiko penyakit menular, terutama bagi dokter yang ditempatkan di daerah dengan kasus penyakit tertentu. Karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala, vaksinasi, hingga pemberian profilaksis dinilai perlu menjadi bagian dari pembinaan dokter internship.
Ngabila menegaskan kesehatan mental juga harus menjadi perhatian dalam sistem pembinaan dokter muda. Ia meminta dugaan perundungan, ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, maupun pelanggaran prosedur ditelusuri melalui investigasi yang menyeluruh.
"Selain penyakit fisik, yang paling penting adalah penyakit mental. Apakah karena stres di tempat kerja, tidak terjadi work-life balance, atau ada bullying, itu harus dilakukan investigasi dan diberikan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran," ujarnya.
Ia berharap pemerintah memperkuat sistem pembinaan dokter internship melalui pemeriksaan kesehatan fisik dan mental secara berkala serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Langkah tersebut dinilai penting agar dokter muda dapat menjalankan tugas pelayanan kesehatan secara optimal tanpa mengorbankan keselamatan dan kesejahteraannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....