Primaya Evasari Rayakan 50 Tahun, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
- 20 Jul 2026 01:16 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka memperingati setengah abad pengabdiannya dalam memberikan pelayanan kesehatah, Primaya Evasari Hospital menggelar kegiatan bertajuk “Golden Memories and Pediatric Emergency Center: Merajut Kasih Ibu dan Anak Bersama Primaya Evasari Hospital”.
Kegiatan tersebut mempertemukan para alumni Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dengan dokter serta tenaga kesehatan yang pernah mendampingi mereka melewati masa-masa kritis saat menjalani perawatan intensif.
Acara tersebut diikuti sekitar 30 keluarga atau lebih dari 120 peserta yang terdiri dari bayi dan anak alumni PICU dan NICU beserta orang tua mereka.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, CFA, FRM, mengatakan selama lima dekade Primaya Evasari Hospital telah menjadi bagian dari perjalanan ribuan keluarga, mulai dari menyambut kelahiran hingga mendampingi anak-anak melewati masa-masa kritis.
“Selama 50 tahun, Primaya Evasari Hospital tidak hanya menjadi tempat lahirnya ribuan kehidupan baru atau tempat anak-anak menjalani perawatan saat sakit, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mereka hingga tumbuh sehat bersama keluarga,” kata Leona, Sabtu, 19 Juli 2026.
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat selama lima dekade merupakan amanah yang akan terus dijaga melalui pelayanan yang penuh empati, berkualitas, dan berorientasi pada keluarga.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memperkenalkan maskot baru Primaya Evasari Hospital, Kelinci Eva.
“Melalui Golden Memories, kami ingin merayakan setiap kisah perjuangan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang kami berikan tidak berhenti ketika pasien pulang,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi bersama dokter spesialis dan subspesialis yang membahas berbagai topik penting seputar kesehatan ibu dan anak, mulai dari kesehatan bayi baru lahir, saluran cerna, jantung anak, hingga kondisi kegawatdaruratan pada anak.
Dokter spesialis anak dr. Desy Dewi Saraswati, Sp.A., menekankan pentingnya perawatan bayi baru lahir dan pendampingan kesehatan anak sejak dini.
“Pendampingan tidak hanya diperlukan ketika anak sakit, tetapi juga sejak awal kehidupan melalui perawatan bayi baru lahir, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, hingga edukasi kepada orang tua mengenai kondisi kegawatdaruratan.
Sebagai rumah sakit dengan layanan unggulan Women & Children Center, Primaya Evasari Hospital didukung oleh layanan NICU, PICU, dan Pediatric Emergency Center, serta dokter spesialis dan subspesialis anak dari berbagai bidang, tenaga kesehatan berpengalaman, dan fasilitas medis yang lengkap untuk memberikan penanganan yang cepat, tepat, dan komprehensif.
“Melalui edukasi yang tepat, kami berharap orang tua semakin percaya diri dalam merawat anak serta mampu mengenali kapan harus segera mencari pertolongan medis,” jelas dr. Desy.
Kesempatan yang sama, Direktur Primaya Evasari Hospital, dr. Wily Kurniady, MARS, mengatakan Golden Memories merupakan wujud komitmen rumah sakit untuk terus hadir mendampingi pasien dan keluarga bahkan setelah masa perawatan selesai.
“Bagi kami, setiap anak yang pernah dirawat di PICU maupun NICU adalah pejuang kecil dengan cerita perjuangannya masing-masing. Kebahagiaan terbesar bagi kami adalah melihat mereka kembali tumbuh sehat, aktif, dan datang bersama keluarganya,” ucap dr. Wily.
Semangat tersebut tercermin dari salah satu kisah yang hadir dalam Golden Memories. Sepuluh tahun lalu, seorang bayi lahir prematur dengan berat hanya 1.200 gram. Kondisinya sempat memburuk hingga berat badannya turun menjadi sekitar 900 gram, sehingga harus menjalani perawatan intensif di NICU Primaya Evasari Hospital.
“Momen seperti inilah yang menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi setiap anak dan keluarganya,” ujar dr. Wily.
Kini, ia kembali ke rumah sakit yang pernah menjadi tempat perjuangannya bukan lagi sebagai pasien, melainkan sebagai anak yang tumbuh sehat, aktif, dan penuh senyum.
Selain sesi edukasi, Golden Memories juga diisi dengan berbagai aktivitas interaktif, permainan keluarga, hiburan, serta sesi berbagi pengalaman antar orang tua.
Suasana hangat yang tercipta diharapkan dapat menjadi dukungan emosional bagi keluarga yang pernah melalui pengalaman serupa, sekaligus memberikan harapan bagi orang tua yang saat ini masih mendampingi buah hatinya menjalani perawatan.
Memasuki usia ke-50, Primaya Evasari Hospital menyatakan akan terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak yang mengedepankan kualitas klinis, pendampingan yang berkelanjutan, serta pendekatan family-centered care.
Bagi Primaya Evasari Hospital, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari keberhasilan melewati masa kritis, tetapi juga dari kesempatan melihat setiap anak tumbuh sehat, berkembang optimal, dan menjalani masa depannya bersama keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....