Angkat Budaya Betawi, BPOM Gelar Edukasi Keamanan Pangan di PRJ 2026
- 29 Jun 2026 19:22 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar talk show Sapa Budaya (Sadar Pangan Aman dengan Pemanfaatan Produk Budaya) melalui pertunjukan budaya Betawi Lenong di panggung Pekan Raya Jakarta (PRJ) Hall C1, pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia atau World Food Safety Day (WFSD) 2026 yang diperingati setiap 7 Juni dengan tema “From Burden to Solutions – Safe Food Everywhere” atau “Dari Beban Menjadi Solusi – Pangan Aman di Mana Saja”.
“Melalui Sapa Budaya, kami ingin pesan tentang keamanan pangan lebih mudah diterima masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pangan,” kata Kepala Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, Senin, 29 Juni 2026.
Mengusung pendekatan seni dan budaya lokal, kegiatan tersebut dikemas melalui pertunjukan lenong Betawi yang komunikatif dan menghibur agar pesan edukasi lebih mudah dipahami masyarakat.
Melalui pertunjukan tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya keamanan, mutu, dan gizi pangan serta cara memilih produk pangan yang aman untuk dikonsumsi.
Pada kesempatan itu, Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM, Agus Yudi Prayudana juga mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
Cek KLIK sendiri merupakan singkatan dari Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
Menurut Sofiyani, pendekatan budaya lokal menjadi salah satu strategi BPOM untuk mendekatkan edukasi keamanan pangan kepada masyarakat luas, khususnya pengunjung PRJ 2026 yang berasal dari berbagai daerah.
Selain menggelar pertunjukan edukatif, BBPOM di Jakarta juga membuka layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai obat dan makanan selama penyelenggaraan PRJ 2026 di Hall C1.
“BBPOM di Jakarta hadir setiap hari selama PRJ berlangsung untuk memberikan layanan edukasi kepada masyarakat terkait obat dan makanan yang aman,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....