Prosedur Anti-Aging Dinilai Semakin Dibutuhkan Perempuan Usia 35 Tahun ke Atas
- 15 Jun 2026 14:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Prosedur anti-aging atau peremajaan wajah dinilai semakin dibutuhkan oleh perempuan yang memasuki usia 35 tahun ke atas seiring munculnya tanda-tanda penuaan alami pada kulit dan wajah. Berbagai tindakan estetik kini tidak lagi dipandang sekadar untuk mempercantik penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan diri.
Konsultan estetik dan bedah plastik, Meta Alia, mengatakan bahwa kebutuhan prosedur kecantikan setiap orang berbeda sesuai usia. Menurutnya, perempuan berusia di atas 35 tahun umumnya mulai fokus pada penanganan tanda-tanda penuaan seperti kulit kendur, kantung mata, hingga berkurangnya volume lemak di wajah.
"Kalau usia 35 tahun ke atas biasanya sudah mulai fokus ke anti-aging, seperti mengatasi kantung mata, kulit yang mulai kendur, bibir yang turun, hingga wajah yang tampak cekung karena berkurangnya lemak," ujar Meta saat dialog bersama RRI Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan, proses penuaan merupakan hal alami yang dialami setiap orang. Karena itu, tindakan estetik yang dilakukan pada fase tersebut lebih diarahkan untuk memperbaiki kondisi wajah akibat penuaan, bukan mengubah penampilan secara drastis.
Meta mengaku dirinya juga mulai menjalani prosedur anti-aging setelah merasakan perubahan pada area mata yang mengganggu kenyamanan. Dari pengalaman tersebut, ia menilai penanganan sejak awal dapat membuat hasilnya lebih optimal dan dapat dinikmati dalam waktu yang lebih lama.
"Kalau dilakukan sejak awal muncul tanda-tanda aging, manfaatnya bisa dirasakan lebih lama dibanding menunggu sampai usia lebih tua," katanya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa prosedur kecantikan sebaiknya tetap mengedepankan hasil yang natural. Menurutnya, tujuan utama tindakan estetik adalah memperbaiki bagian yang mengalami penurunan fungsi atau penampilan akibat penuaan, bukan mengubah identitas wajah seseorang.
Ia juga mengingatkan bahwa keputusan menjalani prosedur anti-aging harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu. Bagi yang belum siap menjalani tindakan bedah, perawatan kulit secara rutin dinilai dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan dan kualitas kulit.
Meta menambahkan, apa pun bentuk perawatan yang dipilih, perempuan tetap perlu menjaga rasa percaya diri dan menghargai dirinya sendiri. Menurutnya, penampilan yang terawat dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam kehidupan sosial maupun karier, selama dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....