Rutin Minum ARV Membuat Orang dengan HIV Tetap Dapat Hidup Normal
- 07 Jun 2026 09:50 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Orang dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV) tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat dan produktif seperti masyarakat pada umumnya selama disiplin menjalani terapi antiretroviral (ARV). Kepatuhan mengonsumsi obat secara rutin dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup sekaligus menekan risiko penularan virus.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Departemen Penyakit Dalam RSCM, dr. Mira Yulianti, Sp.PD-KPMK, mengatakan perkembangan pengobatan HIV saat ini telah memungkinkan pasien memiliki sistem kekebalan tubuh yang kembali membaik apabila terapi ARV dijalankan secara tepat dan teratur.
Dalam dialog kesehatan di RRI Pro 1 Jakarta, Jumat 5 Juni 2026. dr. Mira menjelaskan bahwa HIV merupakan infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga penderitanya lebih rentan mengalami berbagai penyakit infeksi, termasuk tuberkulosis (TBC). Namun, kondisi tersebut dapat dikendalikan melalui terapi yang konsisten.
"HIV memang belum dapat disembuhkan, tetapi sangat bisa dikendalikan. Dengan penggunaan obat ARV secara tepat dan teratur, virus dapat tidak terdeteksi dan kekebalan tubuh kembali normal sehingga pasien dapat hidup seperti orang lain," ujarnya.
Ia menambahkan, pasien yang memberikan respons baik terhadap terapi ARV dan rutin mengonsumsi obat memiliki risiko penularan yang sangat rendah. Karena itu, masyarakat diminta tidak memberikan stigma negatif kepada orang dengan HIV karena mereka tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.
Menurut dr. Mira, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan HIV adalah kepatuhan pasien menjalani terapi jangka panjang. Sebab, obat ARV harus dikonsumsi seumur hidup untuk menjaga jumlah virus tetap terkendali dan mencegah penurunan sistem imun.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa penderita HIV memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi tuberkulosis akibat melemahnya daya tahan tubuh. Oleh karena itu, pasien diimbau segera memeriksakan diri apabila mengalami batuk, demam, penurunan berat badan, atau keringat malam yang dapat menjadi gejala TBC.
dr. Mira juga menegaskan bahwa pemerintah telah menyediakan program pengobatan HIV secara gratis di fasilitas kesehatan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya terapi. Ia berharap semakin banyak orang dengan HIV yang mau memeriksakan diri dan menjalani pengobatan tanpa rasa takut terhadap stigma sosial.
"Orang dengan HIV tetap bisa hidup normal, bekerja, dan beraktivitas seperti biasa asalkan rutin minum ARV dan mengikuti anjuran dokter. Dukungan keluarga dan masyarakat sangat penting agar mereka tetap semangat menjalani pengobatan," kata dr. Mira.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....