Fujifilm-Siloam Kerja Sama Tingkatkan Standar Layanan dan Inovasi Kesehatan

  • 23 Mei 2026 10:10 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka mempercepat transformasi layanan kesehatan di Indonesia, Fujifilm Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan Siloam International Hospitals. Kemitraan secara resmi ditandai melalui penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada 20 Mei 2026 dan dihadiri langsung oleh President and CEO Fujifilm Holdings Corporation, Teiichi Goto. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi strategis ini dalam visi global perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Melalui kemitraan ini, kami ingin mengambil peran yang lebih aktif dalam membentuk model layanan kesehatan yang adaptif, scalable, dan relevan dengan kebutuhan Indonesia di masa depan,” ujar Teiichi Goto, President and CEO Fujifilm Holdings Corporation.

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun ekosistem layanan kesehatan di Indonesia yang lebih terintegrasi dan siap menghadapi masa depan, dengan menggabungkan keunggulan klinis, pendidikan medis, serta inovasi berbasis kecerdasan artifisial (AI). Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan hasil perawatan pasien dan memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas.

Kolaborasi ini memadukan keahlian Fujifilm pada bidang teknologi imaging canggih, AI klinis, dan pelatihan medis dengan visi klinis kelas dunia yang dimiliki oleh Siloam International Hospitals. Sinergi ini bertujuan untuk menghadirkan standar baru layanan kesehatan yang lebih adaptif, presisi, dan berkelanjutan bagi pasien. Untuk mewujudkan pendekatan berbasis ekosistem tersebut, kemitraan ini dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu penguatan kapabilitas layanan kesehatan, pengembangan pendidikan bagi tenaga medis profesional, serta dukungan terhadap penanganan isu kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas.

“Kami meyakini bahwa transformasi layanan kesehatan yang bermakna dimulai dari penguatan kapabilitas klinis, peningkatan standar layanan, serta perluasan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas di seluruh Indonesia,” ujar CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady.

Sebagai langkah awal, kedua institusi akan menghadirkan solusi AI klinis yang dirancang untuk mendukung proses skrining, meningkatkan akurasi diagnosis, serta mengoptimalkan efisiensi alur kerja klinis. Hal ini memungkinkan tenaga medis mengambil keputusan yang lebih cepat dan berbasis data.

Salah satu langkah strategis dalam kemitraan ini adalah pembentukan Endoscopy Training Center yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas klinis Indonesia dalam prosedur gastroenterologi tingkat lanjut, termasuk EUS, ERCP, dan colonoscopy, sekaligus menghadirkan program pelatihan yang terstruktur. Inisiatif ini juga akan diperkuat melalui program pertukaran pengetahuan internasional bersama Jepang dan mitra regional, serta program pendidikan bersama Universitas Pelita Harapan, guna mempersiapkan tenaga medis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain layanan kesehatan dan pendidikan, kemitraan ini juga mencakup penjajakan inisiatif yang mendukung penanganan salah satu prioritas kesehatan nasional Indonesia, yaitu tuberkulosis. Kedua pihak akan menjajaki berbagai solusi yang dapat membantu meningkatkan deteksi dini serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kolaborasi ini juga akan menunjukkan pemanfaatan teknologi medis inovatif secara nyata melalui penggunaan sistem X-ray portabel berbasis AI. Termasuk untuk mendukung kegiatan skrining di wilayah terpencil dan komunitas dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.

“Kami meyakini bahwa transformasi layanan kesehatan yang bermakna dimulai dari penguatan kapabilitas klinis, peningkatan standar layanan, serta perluasan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas di seluruh Indonesia,” ujar CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....