Membangun Budaya Pangan Aman Melalui Pemberdayaan Komunitas
- 22 Mei 2026 15:26 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Masyarakat semakin memahami pentingnya pangan yang aman, sehat, dan higienis
- Komunitas memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman
RRI.CO.ID, Jakarta - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Desa/Kelurahan sebagai bagian dari dukungan terhadap program Desa/Kelurahan Pangan Aman Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Rabu (20/05/2026) ini dilaksanakan di tiga wilayah Jakarta Pusat, yakni Kelurahan Kebon Melati, Kelurahan Kramat, dan Kelurahan Tanah Tinggi.
Program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan di lingkungan sekitar.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menjelaskan bahwa pemberdayaan komunitas menjadi strategi penting dalam membangun budaya pangan aman di tengah masyarakat.
Menurutnya, komunitas memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan pangan yang sehat dan aman bagi keluarga maupun konsumen.
“Komunitas memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman. Melalui kegiatan bimtek ini, BPOM terus mendorong peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar semakin cerdas memilih, mengolah, dan menyediakan pangan yang aman untuk keluarga maupun konsumen,” jelas Sofiyani melalui keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta dari masing-masing kelurahan yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga, remaja, komunitas sekolah, pelaku usaha pangan siap saji, ritel pangan, hingga industri rumah tangga pangan (IRTP).
Melalui pelatihan tersebut, BBPOM di Jakarta berharap masyarakat mampu memahami dan menerapkan praktik keamanan pangan yang baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan usaha pangan yang dijalankan.
Sementara itu, Lurah Kebon Melati, Rendi Wijaya Saputra, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan pangan menjadi tanggung jawab bersama. Melalui bimtek ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pangan yang aman, sehat, dan higienis, sehingga dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam usaha pangan yang dijalankan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi tampak hidup dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya serta berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pangan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan Bimtek pun berjalan lancar dan diharapkan mampu menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk komunitas pangan aman yang tangguh, berdaya, serta mampu menjadi pelopor perubahan bagi masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....