Gigi Bungsu Perlu Dicabut, ini Alasannya
- 01 Apr 2026 11:43 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Gigi bungsu adalah geraham terakhir yang biasanya tumbuh di usia 17 hingga 25 tahun. Dalam istilah medis gigi bungsu ini sering disebut sebagai third molar (geraham ketiga). Gigi bungsu ini sering menjadi sumber masalah bagi banyak orang, karena pertumbuhannya yang tidak selalu berjalan normal.
Dilansir dari laman resmi media halodoc.com pada Rabu 1 April 2026, meski kehadirannya dianggap wajar, namun gigi ini sering memicu maasalah jika tumbuh dalam keadaan miring, terjebak dalam gusi, atau mendesak gigi lainnya. Rahang yang terbatas juga bisa menjadi masalah pada gigi bungsu.
Salah satu alasan utama gigi bungsu perlu dicabut adalah karena kondisi impaksi gigi. Impaksi terjadi ketika gigi tidak dapat tumbuh sempurna dan terjebak di dalam gusi atau tulang rahang. Hal ini dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, hingga infeksi pada area sekitar gigi.
| Baca juga: Tips Memutihkan Gigi Secara Alami dan Aman |
Selain itu, gigi bungsu yang tumbuh miring juga dapat menekan gigi di sebelahnya. Tekanan ini bisa menyebabkan susunan gigi menjadi berantakan dan bahkan merusak gigi lain yang sebelumnya sehat. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga dapat memicu terbentuknya kantong kuman yang sulit dibersihkan.
Masalah lain yang sering muncul adalah infeksi gusi yang dikenal sebagai perikoronitis. Kondisi ini terjadi ketika sebagian gigi sudah muncul, tetapi masih tertutup gusi. Area tersebut menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang, sehingga menimbulkan rasa sakit, bau mulut, dan kesulitan membuka mulut.
Tidak hanya itu, gigi bungsu yang bermasalah juga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi di sebelahnya. Karena letaknya yang sulit dijangkau, gigi ini sering kali sulit dibersihkan dengan sikat gigi biasa. Akibatnya, risiko gigi berlubang dan infeksi menjadi lebih tinggi.
| Baca juga: Cara Cegah Bau Mulut saat Berpuasa |
Dalam beberapa kasus, dokter juga menemukan adanya kista atau kantong berisi cairan di sekitar gigi bungsu yang tidak tumbuh dengan baik. Jika tidak segera ditangani, kista ini dapat merusak tulang rahang dan jaringan di sekitarnya.
Oleh karena itu, banyak dokter gigi menyarankan pencabutan gigi bungsu sebagai langkah pencegahan. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan aman oleh tenaga medis profesional, baik dokter gigi umum maupun spesialis bedah mulut.
Meskipun terdengar menakutkan, pencabutan gigi bungsu justru dapat memberikan manfaat jangka panjang. Dengan mencabut gigi yang bermasalah, seseorang dapat terhindar dari rasa sakit, infeksi, dan komplikasi lain yang lebih serius di kemudian hari.
(Trisna Mutia Tihara - Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....