Tips Sehat Berpuasa di Bulan Ramadhan

  • 23 Feb 2026 16:51 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Puasa di bulan Ramadhan membawa dampak positif bagi tubuh jika dijalankan dengan pola yang tepat. Selain menenangkan batin, puasa juga dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Menjaga pola makan menjadi kunci utama agar tubuh tetap fit selama berpuasa. Salah satu caranya adalah dengan mengatur porsi makan saat berbuka dan sahur.

Saat berbuka puasa, seseorang cenderung makan secara berlebihan, karena menahan lapar seharian. Kebiasaan ini bisa memicu sakit perut, kram, hingga diare, akibat sistem pencernaan yang dipaksa untuk bekerja keras.

Dikutip dari laman resmi halodoc.com pada Senin, 23 Februari 2026, disarankan untuk berbuka puasa dengan makanan ringan dan air putih terlebih dahulu. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan secukupnya, serta hindari makanan pedas dan asam yang dapat memicu asam lambung.

Selain itu, konsumsi makanan manis juga perlu dibatasi selama bulan Ramadhan. Asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan berdampak pada kondisi tubuh.

Mengonsumsi makanan manis secara berlebihan saat sahur juga bisa membuat tubuh cepat lemas di siang hari. Energi dari gula hanya bertahan sementara, sehingga tubuh mudah merasa ngantuk, pusing, dan kurang fokus.

Kebutuhan cairan tubuh juga harus tetap terpenuhi agar tehindar dari dehidrasi. Pola minum 2-2-2-2 dapat diterapkan untuk mencukupi delapan gelas air per hari. Pola tersebut dilakukan dengan dua gelas saat berbuka, dua gelas setelah tarawih, dua gelas sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur. Sebaiknya hindari minuman berkafein saat sahur, karena dapat memicu rasa haus berlebihan.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya serat, seperti buah dan sayur sangat dianjurkan. Kandungan vitamin dan mineralnya membantu menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Puasa juga bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Lakukan olahraga ringan selama 30 menit saat sebelum atau setelah berbuka puasa, agar kebugaran tubuh tetap terjaga.

Istirahat yang cukup menjadi faktor penting agar tubuh tidak mudah lelah. Waktu tidur enam hingga delapan jam per hari membantu menjaga konsesntrasi dan suasana hati tetap stabil.

Sebagai tambahan, konsumsi suplemen atau multivitamin dapat membantu menjaga stamina. Untuk menentukan jenis suplemen yang tepat, masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi kesehatan terpercaya.

(FitriYanti Puspita Dewi – Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....