Cara Cegah Bau Mulut saat Berpuasa

  • 20 Feb 2026 00:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Bau mulut kerap menjadi keluhan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kondisi ini dipicu oleh menurunnya produksi air liur sehingga bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang.

Dikutip dari laman resmi Antara, pada Kamis 19 Februari 2026, seorang Dokter Gigi, Usman Sumantri, menjelaskan bahwa penurunan air liur saat berpuasa membuat mulut menjadi kering. Situasi tersebut menyebabkan bakteri penyebab bau tidak sedap berkembang lebih cepat.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PGDI), bau mulut dapat dicegah dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut secara konsisten. Perawatan sederhana namum rutin menjadi kunci utama mencegah masalah tersebut.

“Mencegahnya antara lain dengan menyikat gigi secara teratur, terutama setelah sahur dan sebelum tidur, membersihkan lidah, karena banyak bakteri penyebab bau mulut berada di permukaan lidah,” katanya, dikutip dari Antara.

Ia menyarankan agara menyikat gigi dilakukan minimal dua kali sehari selama berpuasa. Selain itu, sela-sela gigi perlu dibersihkan dengan benang gigi dan dapat ditambah obat kumur bebas alkohol.

“Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa selama tidak menelan air atau pasta gigi,” ujarnya.

Ia menambahkan, waktu menyikat gigi yang dianjurkan yakni setelah berbuka puasa, sebelum tidur, dan setelah sahur. Kebiasaan tersebut membantu menjsgs kebersihan rongga mulut sepanjang hari.

Selain menjaga kebersihan, asupan cairan juga berperan penting dalam mencegah bau mulut. Ia menganjurkan untuk memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka agar mulut tidak kering.

Dokter Usman juga mengingatkan agar menghindari makanan berbau tajam dan tinggi gula. Makanan berlemak serta minuman berkafein berlebihan dapat memperparah bau mulut karena memperlambat pencernaan dan menyebabkan mulut kering.

“Makanan berbau tajam misalnya petai, jengkol, bawang mentah. Minuman berkafein seperti kopi, teh berlebihan, karena dapat menyebabkan mulut kering,” katanya.

Untuk alternatif yang lebih sehat, ia menyarankan konsumsi buah dan sayur saat sahur maupun berbuka. Jenis makanan tersebut dapat merangsang produksi air liur secra alami.

Ia turut mengingatkan agar tidak menjilat bibir saat terasa kering.

“Gunakan pelembab bibir yang aman, perbanyak minum air saat sahur dan berbuka,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, pemeriksaan rutin ke dokter gigi juga penting dilakukan. Ia menyarankan pemeriksaan setidaknya setiap enam bulan sekali guna menjaga kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.

(FitriYanti Puspita Dewi – Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....