Risiko Membunyikan Jari Tangan dan Cara Mengatasinya
- 10 Feb 2026 20:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Banyak orang memiliki kebiasaan membunyikan jari-jari tangan ketika merasakan ketegangan. Sensasi ini menjadi menyenangkan sekaligus melegakan, tapi berisiko pada rusaknya massa otot dan perubahan gerak pada jari.
Dilansir dari laman resmi halodoc.com pada Selasa, 10 Februari 2026, membunyikan jari-jari tangan merupakan kebiasaan buruk yang seharusnya dihentikan, walaupun tidak menyebabkan rasa sakit, nyeri, atau pembengkakan pada jari. Penelitian juga tidak menemukan kaitan antara membunyikan jari dengan penyakit peradangan sendi atau septic arthritis.
Kasus seperti patah tulang, ketegangan pada jari tangan, hingga keseleo akibat membunyikan buku jemari jarang terjadi di masyarakat dan tidak menyebabkan komplikasi yang membahayakan. Namun, kebiasaan ini apabila dilakukan berulang kali dengan tekanan yang sangat besar akan berpotensi rusaknya tendon yang menghubungkan otot dengan tulang.
Menurut penelitian yang dilansir dari Harvard Health Publishing, membuktikan bahwa menarik atau menekuk sendi jari akan menyebabkan tekanan negatif yang menarik gas nitrogen ke dalam sendi. Bunyi pada sendi ditimbulkan dari balon-balon yang pecah dari cairan sinovial–pelumas alami yang membantu mengurangi gesekan pada sendi dan menjaga kondisi kesehatan tulang rawan.
Untuk mengurangi kebiasaan ini dapat dilakukan dengan menarik nafas dalam-dalam, mendengarkan musik atau menggenggap bola stres untuk mengurangi ketegangan pada tubuh. Alihkan perhatian dengan aktivitas positif, seperti olahraga atau meditasi sehingga kesehatan mental dan fisik akan tetap terjaga.
(Susanti Ramadhan – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....