Cegah Penularan Virus Nipah Dengan PHBS

  • 31 Jan 2026 00:06 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta: Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dominicus Husada, menilai bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) penting untuk mengurangi penularan virus nipah. Ia menyebut, hingga saat ini belum ada vaksinasi untuk mencegah penularan virus tersebut.

“Secara umum, PHBS itu berlaku universal. Intinya adalah membersihkan semua yang menempel, yang bukan dari kita, cuci tangan dengan air mengalir adalah yang terbaik, menggunakan sabun,” ujar Dominicus, dalam webinar bersama IDAI, dikutip dari Antara, pada Kamis 29 Januari 2026.

Menurutnya, kebiasaan PHBS perlu ditingkatkan dan dilakukan setiap saat ketika akan melakukan kegiatan. Seperti mengonsumsi suatu makanan atau minuman, maupin setelah kontak dengan orang lain.

Bahkan sebaiknya makanan yang akan dikonsumsi, dicuci terlebih dahulu secara menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk mencegah menempelnya virus nipah.

Ia juga menyebut, PHBS dapat dilakukan menggunakan alat pembersih tangan, seperti hand sanitizer. Di samping itu, jika berada di tempat yang minim atau bahkan tidak ada air maupun sabun, maka dapat memakai alkohol glycerin.

Sebagai informasi, masa inkubasi virus nipah membutuhkan waktu 4-12 hari sejak masuknya virus. Pada masa tersebut, sebaiknya perhatikan gejala yang muncul, seperti flu, demam, nyeri kepala dan otot, hingga muntah. Adapun gejala berat utamanya terjadi pada sistem saraf. Hal ini dikarenakan adanya infeksi otak yang menyebabkan penurunan kesadaran dan menyerang sistem saluran napas dengan tanda sesak karena pneumonia dengan tingkat kematian cukup tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....