Menkes Ingatkan Bahaya Mengkonsumsi Gorengan

  • 28 Jan 2026 13:06 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memberikan peringatan keras bagi masyarakat pecinta gorengan.

Menkes mengingatkan, bahwa konsumsi gorengan yang berlebihan menjadi pemicu utama asupan kalori berlebih yang berujung pada kenaikan berat badan signifikan.

Satu buah gorengan diperkirakan mengandung sekitar 100 hingga 150 kalori. Masalahnya, masyarakat cenderung mengonsumsi lebih dari satu buah dalam satu waktu. "Satu biji setara 15 menit treadmill, sedangkan makan empat biji harus lari sejauh 5 kilometer," ujar Menkes Budi dalam pesan edukasi kesehatan yang dibagikan melalui akun Mood Jakarta.

Menkes menilai kebiasaan ini berbahaya karena kalori dari gorengan tidak memberikan rasa kenyang yang lama. Akibatnya, orang tetap mengonsumsi nasi dan lauk pauk lainnya, sehingga total asupan kalori harian melonjak drastis. Sebagai solusi, ia mengajak masyarakat kembali ke pola makan gizi seimbang sesuai konsep "Isi Piringku" yang kaya serat dan protein.

Sejalan dengan peringatan tersebut, sebuah penelitian terbaru dari Zhejiang University yang dipublikasikan pada Januari 2024 memperkuat bukti bahaya gorengan bagi kesehatan tubuh. Studi yang memantau 27.427 partisipan selama rata-rata 8,1 tahun ini menemukan bahwa konsumsi gorengan yang tinggi meningkatkan risiko obesitas sebesar 31 persen dan obesitas perut (abdominal) sebesar 27 persen.

Penelitian tersebut juga mengungkap temuan menarik terkait faktor genetik. Ternyata, individu dengan risiko genetik rendah justru lebih rentan terhadap dampak buruk gorengan yang memicu obesitas perut. Hal ini menunjukkan bahwa siapa pun, terlepas dari faktor keturunan, harus membatasi asupan makanan yang digoreng.

Selain kalori tinggi, proses penggorengan suhu tinggi dapat menghasilkan lemak trans dan zat berbahaya seperti acrylamide yang memicu peradangan serta stres oksidatif dalam tubuh. Jenis gorengan yang paling kuat pengaruhnya terhadap kenaikan berat badan adalah kentang goreng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....