Tips Atasi Mood Swing Selama Menstruasi
- 02 Okt 2025 19:07 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Ketika menstruasi, wanita tidak hanya mengalami keluhan fisik seperti nyeri perut atau kram, tetapi juga perubahan emosional. Salah satu yang paling sering terjadi adalah meningkatnya sensitivitas dan perubahan suasana hati.
Mengutip dari laman situs Halodoc, fenomena ini erat kaitannya dengan premenstrual syndrome (PMS), yang biasanya muncul 1-2 minggu sebelum datang bulan. Umumnya, perasaan mudah tersinggung atau bad mood mulai mereda setelah memasuki hari kedua menstruasi. Meski begitu, rasa tidak nyaman akibat gejala fisik sering kali membuat emosi wanita tetap lebih sensitif.
Adapun perubahan suasana hati saat menstruasi dipicu oleh fluktuasi hormon, terutama estrogen. Pada masa ovulasi, kadar estrogen mencapai puncaknya. Namun, jika tidak terjadi pembuahan, tubuh masuk ke fase pramenstruasi, di mana kadar hormon tersebut menurun tajam.
Estrogen berperan besar dalam memengaruhi produksi endorphin zat kimia otak yang memberi rasa nyaman dan bahagia. Hormon ini juga berhubungan dengan serotonin, yang mengatur mood, pola tidur, dan nafsu makan. Itulah sebabnya turunnya kadar estrogen dapat membuat wanita lebih mudah tersulut emosi atau merasa murung.
Selain faktor hormonal, stres, kecemasan, maupun depresi juga bisa memperburuk kondisi emosional selama periode menstruasi. Adapun beberapa tips untuk menjaga mood saat menstruasi di antaranya dengan melakukan olahraga ringan secara rutin menjelang haid, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta mengurangi konsumsi kafein, alkohol, dan rokok. Selain itu, penting untuk mengonsumsi camilan sehat atau susu rendah lemak yang kaya kalsium dan vitamin D, serta sediakan waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan agar pikiran lebih rileks.
(Zahra Nurhidayah – Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....