Telur Burung Unta Sumber Energi dan Imunitas Tubuh

  • 04 Sep 2025 18:02 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Telur burung unta dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani terbesar di dunia. Kandungan gizinya yang melimpah menjadikannya pilihan unik untuk meningkatkan energi sekaligus menjaga imunitas tubuh.

Dengan ukuran mencapai dua kilogram per butir, jenis telur ini kerap disebut sebagai sumber energi raksasa. Dilansir American Ostrich Farms melalui IDN Times.com, Kamis (4/9/2025), satu butir telur burung unta bahkan benar-benar setara dengan dua lusin alias 24 butir telur ayam.

Cangkangnya yang memiliki ketebalan 2 hingga 3,5 milimeter bahkan sanggup menahan beban ratusan kilogram sehingga kerap dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan. Dari sisi gizi, kandungan proteinnya bahkan lebih tinggi dibanding telur ayam dalam jumlah yang sama.

Mengutip dari laman life.indozone.id, Kamis (4/9/2025), kandungan protein pada telur burung unta tergolong mudah dicerna serta memiliki susunan asam amino yang lengkap. Hal ini menjadikannya sumber protein bernilai tinggi yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan sekaligus memperbaiki jaringan tubuh.

Selain protein, telur ini juga mengandung lemak sehat tak jenuh yang ramah untuk kesehatan jantung. Kehadiran vitamin A, E, B kompleks, serta vitamin D membuatnya semakin bernilai bagi tubuh.

Mineral penting seperti zat besi, fosfor, selenium, hingga magnesium juga ada dalam telur burung unta. Nutrisi ini berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan mendukung fungsi organ vital.

Beberapa penelitian awal menyebut telur burung unta memiliki antioksidan dan potensi antiinflamasi. Zat ini membantu melindungi sel dari kerusakan dan memperkuat sistem imun.

Kandungan vitamin D serta selenium di dalamnya berperan besar dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif melawan infeksi. Kombinasi nutrisi tersebut dapat membantu tubuh lebih tangguh menghadapi penyakit, terutama yang menyerang saluran pernapasan.

Selain itu, kandungan vitamin A dan E yang tinggi dapat berfungsi sebagai penunjang kesehatan kulit sekaligus memperkuat pertahanan alami tubuh. Dengan demikian, konsumsi telur burung unta tidak hanya mengisi energi, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan terhadap berbagai risiko penyakit.

Dalam dunia kuliner, satu butir telur burung unta bisa diolah menjadi hidangan besar seperti omelet raksasa. Rasanya mirip telur ayam, namun teksturnya lebih kaya dan padat.

Meski penuh gizi, telur burung unta jarang ditemukan dan harganya relatif mahal sehingga lebih sering dianggap pengalaman unik daripada makanan harian. Namun, konsumsinya tetap perlu diatur agar tidak berlebihan dengan tetap menjaga pola gizi seimbang serta berkonsultasi medis untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

(Annisa Sekar Ningrum - Universitas Negeri Jakarta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....