Perhatikan Kebutuhan Elektrolit, Mizone Dukung Gaya Hidup Aktif Masyarakat
- 30 Apr 2025 22:28 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup aktif sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat modern, baik aktivitas sehari-hari di dalam dan luar ruangan maupun kegiatan olahraga. Bahkan survei dari salah satu lembaga riset Indonesia menyatakan 9 dari 10 masyarakat perkotaan memiliki gaya hidup aktif, terlihat dari maraknya aktivitas olahraga yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup.
Namun sayangnya peningkatan trend hidup aktif ini tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat mengenai kebutuhan elektrolit saat beraktivitas dan berkeringat. Mizone terus memperkuat komitmennya dalam mendukung gaya hidup aktif masyarakat, kali ini melalui inovasi terbaru COCOBOOST yang diformulasikan untuk menggantikan kebutuhan elektrolit yang terbuang melalui keringat.
Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia mengatakan sebagai brand yang lahir dan tumbuh bersama masa ke Indonesia selama 20 tahun, lihatnya percaya bahwa inovasi berawal dari 'mendengarkan'.
"Melalui proses 'mendengarkan' kebutuhan masyarakat, terutama untuk mendukung gaya hidup aktif dan modern inilah, kami ingin memperkenalkan salah satu inovasi terbaru COCOBOOST," ujarnya kepada awak media, Rabu (30/04/2025).

Sementara itu, marketing manager Mizone Belinda Gunadi menerangkan, tidak hanya saat olahraga, dalam aktivitas sehari-hari pun tubuh juga kehilangan elektrolit melalui keringat. Namun sayangnya, edukasi mengenai pentingnya pengganti elektrolit yang hilang ini masih belum banyak dipahami, padahal elektrolit merupakan mineral penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
"Untuk menjawab kebutuhan ini, kami menghadirkan inovasi terbaru dengan signature formula yang mengandung elektrolit tinggi sebesar 808 mg. Kandungan ini mampu menggantikan elektrolit yang hilang karena aktivitas intens harian, seperti naik turun transportasi umum, Nike dan menuju tangga serta kegiatan aktif lainnya," kata Belinda.
Varian ini menggunakan ekstrak air kelapa hijau alami, sehingga memberikan sensasi segar sekaligus manfaat fungsional yang dibutuhkan tubuh. Sementara elektrolit seperti natrium, kalium, klorida, magnesium dan kalsium berperan penting menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, kontraksi otot dan stabilitas tekanan darah.
"Ketika tubuh kehilangan elektrolit, terutama melalui keringat saat beraktivitas atau cuaca panas, kemampuan tubuh untuk berfungsi optimal akan terganggu," ucapnya.

dr. Monica Harvriza Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga memaparkan bahwa dalam aktivitas normal sehari-hari, tubuh bisa kehilangan elektrolit dalam jumlah signifikan. "Berdasarkan riset dari American College of Sports Medicine (2021), aktivitas seperti bekerja di kantor dapat menyebabkan kehilangan elektrolit sekitar 300–400 mg.
Aktivitas fisik intensitas ringan bisa menyebabkan kehilangan 500–800 mg elektrolit, sedangkan aktivitas fisik intensitas berat bahkan bisa mencapai 1.200–2.000 mg. Elektrolit dalam minuman isotonik dirancang menyerupai konsentrasi cairan dalam plasma darah, sehingga lebih cepat diserap tubuh.
"Inilah mengapa minuman isotonik sangat dianjurkan untuk menggantikan elektrolit yang hilang dengan cepat atau saat tubuh kehilangan banyak cairan," ujae Monica.
Pada kesempatan yang sama, Sheryl Sheinafia, artis dan influencer gaya hidup aktif, juga turut berbagi pengalamannya dalam memenuhi kebutuhan elektrolit yang tepat di tengah aktivitasnya yang padat. Ia mengatakan Mizone COCOBOOST adalah pilihan minuman isotonik yang lebih sehat untuk mendukung gaya hidup aktif masyarakat modern.
"Ini dapat membantu recharge semangat dan mood saat ia sibuk mengurus proses pindah rumah, latihan di studio, proses rekaman, dan menghadapi event," katanya.
Sementara itu, Nova Arianto, Pelatih Tim Nasional U-17, menyoroti pentingnya pemenuhan elektrolit dalam menjaga performa atlet di lapangan. Ia mengatakan bahwa mencapai performa puncak dalam pertandingan, seorang atlet tidak hanya membutuhkan latihan dan strategi yang tepat, tetapi juga pemenuhan kebutuhan cairan tubuh, elektrolit, dan nutrisi yang optimal.
“Selama pertandingan maupun sesi latihan, tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit melalui keringat. Jika tidak digantikan dengan cepat dan tepat, hal ini dapat menurunkan daya tahan, memperlambat reaksi, menyebabkan kram otot, bahkan meningkatkan risiko cedera. Selain itu, otak juga membutuhkan asupan cairan dan zat gizi yang memadai untuk menjaga fokus dan konsentrasi,” ucapnya.
Coach Nova menambahkan bahwa kombinasi antara latihan, strategi, dan dukungan elektrolit yang seimbang inilah yang membantu seorang atlet tampil maksimal di setiap kompetisi. Karena itu, atlet perlu memastikan asupan nutrisi yang seimbang dan memilih minuman dengan kandungan elektrolit yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....