Kenali Penyakit Paru-paru Basah yang Berbahaya

  • 23 Des 2022 16:24 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Paru-paru basah atau dikenal sebagai pneumonia adalah salah satu penyakit berbahaya yang berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Kondisi ini biasa mengintai anak kecil, lansia 65 tahun ke atas, atau orang yang memiliki sistem imun lemah.

Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan, penyebab paru-paru basah adalah infeksi baik dari virus, bakteri, hingga jamur yang menyebabkan jaringan paru-paru membengkak dan berisi cairan atau bahkan nanah. Pneumonia menyerang sekitar 450 juta orang setiap tahunnya dan lebih sering terjadi di negara berkembang.

Bagi yang mengalami paru-paru basah, sistem pernapasan atau kesehatannya secara umum akan terganggu terus-menerus. Gejalanya dapat beragam dari yang ringan hingga parah.

Secara umum, tanda-tanda paru-paru basah seperti, batuk berdahak atau bernanah, nyeri dada saat bernapas atau batuk, demam, berkeringat, serta mengigil, kesulitan bernapas, dan kelelahan.

Selain itu, mual, muntah, diare, kebingungan atau perubahan kesadaran mental (biasanya hinggap pada lansia 65 tahun ke atas), dan suhu tubuh lebih rendah dari normal (pada lansia 65 tahun ke atas dan orang yang mengalami sistem kekebalan lemah).

Tak hanya usia 65 tahun ke atas yang memiliki tanda khusus paru-paru basah, bahaya ini sering terjadi pada bayi yang tidak menunjukkan tanda. Gejala pada anak mungkin seperti, muntah, demam, batuk, tampak gelisah, sulit makan, kesulitan bernapas, dan lelah tidak bertenaga.

Bahaya pneumonia ini dapat meningkat ketika komplikasi serius mulai muncul yang menyebabkan kerusakan pada paru-paru. Mengutip dari Cleveland Clinic, berikut komplikasi paru-paru di bawah ini.

• Sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS): kondisi cedera paru yang terjadi saat cairan menumpuk di kantung udara kecil paru-paru (alveoli).

• Efek pleura: penumpukan cairan berlebih di antara lapisan pleura di luar paru-paru

• Sepsis: bakteri yang memasuki aliran darah, menyebarkan infeksi ke organ lain dan menyebabkan sepsis atau kegagalan organ.

• Abses paru-paru: lubang berisi nanah di paru-paru.

Untuk itu, masalah paru-paru basah adalah masalah kesehatan yang perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan dari dokter spesialis. Jika tidak ditangani, kondisi ini berpotensi menjadi semakin berat dan rusak paru-paru.



(Tiara Salwa Assyifa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....