Terapi Sengat Lebah, Metode Alternatif untuk Keluhan Saraf

  • 04 Okt 2024 17:29 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Terapi sengat lebah yang berlokasi di Komplek Wiladatika, Taman Wisata Lebah Madu Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, menawarkan metode penyembuhan unik. Terapi ini menggunakan lebah pekerja yang dikenal lebih kecil dan tidak agresif.

Seorang spesialis terapis sengat lebah, Hariyanto, menjelaskan bahwa terapi ini menggunakan sengat lebah untuk melancarkan peredaran darah dan memperbaiki saraf. "Lebah melepaskan racun yang membantu memperbaiki saraf dan menghilangkan sumbatan pada pembuluh darah," ujarnya, Jumat (4/10/2024).

Terapi ini memberikan banyak manfaat, mulai dari menghilangkan pegal hingga menyembuhkan masalah peredaran darah. "Semua penyakit yang berhubungan dengan saraf dan darah bisa disembuhkan dengan sengat lebah," katanya.

Sebelum terapi dilakukan, pasien harus dalam kondisi fit dan tidak kelelahan. "Syarat pentingnya, istirahat cukup, makan terlebih dahulu, dan jangan olahraga berat sebelum terapi," kata Hariyanto.

Hariyanto juga menekankan pentingnya edukasi tentang sengat lebah kepada pasien. "Banyak yang takut mencoba karena dianggap ekstrim, padahal racun lebah sangat berbeda dengan tawon," ucapnya.

Beberapa keluhan yang sering ditangani di tempat ini antara lain saraf kejepit, stroke, dan vertigo. "Terapi ini juga efektif untuk masalah seperti stroke yang disebabkan penyumbatan di kepala," tuturnya.

Namun, Hariyanto menyarankan agar penderita penyakit jantung bocor dan epilepsi menghindari terapi sengat lebah. "Sengat lebah mempercepat kerja jantung, sehingga berisiko tinggi bagi pasien jantung bocor," ungkapnya.

Proses terapi dilakukan dengan mencari titik keluhan pada tubuh, seperti saraf kejepit atau penyumbatan darah. "Kami tidak langsung menyengat, tapi mencari titik yang tepat untuk memastikan efek optimal," katanya.

Meskipun aman untuk banyak orang, Hariyanto mengingatkan bahwa efek samping seperti alergi bisa terjadi jika syarat kesehatan tidak dipenuhi. "Jika tidak siap, pasien bisa mengalami gatal-gatal atau pusing setelah disengat," katanya.

Dengan segala manfaatnya, Hariyanto berharap terapi sengat lebah semakin diminati masyarakat. "Yang penting, pasien harus mencoba dulu dan rasakan manfaatnya," ucapnya. (Wafa Abidzar/Mahasiswa Magang).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....