Putra Nababan "Cekoki" CAMABA Universitas Bung Karno dengan Pancasila

  • 14 Sep 2024 23:45 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Politisi Putra Nababan, menjadi pembicara pada hari terakhir Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bung Karno (UBK), di Jakarta Pusat, Sabtu (14/9/2024). Mengangkat tema "Pancasila Warisan Bung Karno dan Fondasi Pemimpin Masa Depan", Putra Nababan menyampaikan pidatonya kepada ratusan CAMABA UBK.

Ia menekankan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa sekaligus landasan utama bagi generasi muda Indonesia, tak terkecuali mahasiswa UBK. Putra Nababan menegaskan bahwa Pancasila adalah salah satu warisan terbesar dari Bapak Proklamator, Soekarno, yang relevansinya tetap kuat hingga hari ini.

"Saya mengajak para mahasiswa baru untuk mendalami nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus," ucap Putra Nababan kepada CAMABA.

"Bung Karno tidak hanya merumuskan Pancasila sebagai ideologi negara, tetapi juga sebagai panduan hidup bangsa ini untuk menjaga persatuan dan menggerakkan semangat kebangsaan. Sebagai mahasiswa Universitas Bung Karno, kalian memiliki tanggung jawab moral untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika sosial saat ini," ujar Putra Nababan menambahkan.

Putra Nababan juga menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pondasi dalam membentuk karakter kepemimpinan. Ia mencontohkan bagaimana Bung Karno, sebagai Bapak Bangsa, selalu menjunjung tinggi lima sila Pancasila dalam setiap tindakannya, baik saat memimpin negara maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Putra, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Bung Karno memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang memiliki semangat nasionalisme dan keberpihakan pada rakyat. Pancasila, lanjut Putra, harus menjadi peta moral bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari isu-isu ekonomi, lingkungan, hingga perkembangan teknologi yang pesat.

"Di dalam Pancasila, Bung Karno menanamkan prinsip kemanusian, persatuan dan keadilan sosial. Prinsip-prinsip yang harus menjadi pedoman kalian dalam merumuskan kebijakan dan keputusan, bukan hanya saat kalian duduk dibangku perkuliahan, tetapi juga ketika kalian terjun ke dunia kerja," katanya.

Dalam era yang serba digital ini, Putra juga membahas bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam konteks modern. Ia juga mengingtakan mahasiswa untuk tidak terlena dengan kemudahan akses informasi di era digital, melainkan mempertimbangkan dampak sosial dari setiap teknologi yang mereka kembangkan atau gunakan.

Diakhir pidatonya, Putra Nababan memberikan pesan kuat agar mahasiswa Universitas Bung Karno tidak hanya memahami Pancasila sebagai teks, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengutip pidato Bung Karno yang sering menekankan pentingnya menjaga jati diri bangsa di tengah arus globalisasi.

"Kalian adalah penerus cita-cita Bung Karno. Jangan biarkan arus globalisasi dan modernisasi melenturkan identitas kebangsaan kita. Panacasila adalah benteng kita untuk tetap teguh di jalan yang benar, membela rakyat, dan menciptakan keadilan sosial bagi selurh rakyat Indonesia," ucapnya dengan penuh semangat. (Diana Sari Br Harahap/Mahasiswi Magang.)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....