Enam Belas Prodi Terakreditasi Unggul, Kokohkan PNJ Vokasi Berdaya Saing Global
- 19 Sep 2026 14:09 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Reputasi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) sebagai kampus vokasi berdaya saing global semakin kokoh dengan capaian Akreditasi Institusi berpredikat Unggul untuk 16 program studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Di kancah global, sebanyak 4 program studi telah tersertifikasi akreditasi internasional secara ketat dari IABRE dan ASIIN.
Ekspansi kemitraan global juga terus menunjukkan tren positif. Sebanyak 179 mahasiswa pada tahun ini mendapatkan pengalaman akademik dan profesional berharga melalui program magang internasional dan pertukaran mahasiswa.
Deretan institusi dan perusahaan mitra global tersebut meliputi PT. Liugong, National United University, Liuzhou Polytechnic University, Gumi University, St. John's University dan Minghsin University of Science and Technology.
"Konsistensi dan dedikasi atas kolaborasi ini dibuktikan dengan Raihan medali Silver Winner pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 untuk sub-kategori Perguruan Tinggi dengan Kerjasama Internasional Terbaik," ujar Direktur PNJ, Dr. Syamsurizal saat pelaksanaan wisuda 2.347 mahasiswa di Balairung UI, Depok, Sabtu, 19 September 2026.

Kepada para lulusan, Dr. Syamsurizal memberikan pesan bahwa ada tiga pilar kunci untuk menaklukkan dinamika masa depan, pertama adalah Integritas (Integrity), sebuah fondasi utama untuk senantiasa memegang teguh kejujuran di tengah berbagai tantangan bangsa. Kedua yakni ketangguhan (Resilience) yang merupakan kekuatan mental untuk bertahan, bangkit, dan kembali melangkah tegak laksana rumah dengan fondasi kokoh yang tidak mudah runtuh diterpa badai.
"Terakhir adalah kelincahan beradaptasi (Agility) atau kemampuan lincah untuk terus belajar dan secara adaptif mengubah tantangan zaman menjadi peluang yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.
Menurutnya, para wisudawan diharapkan agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan harus hadir membawa solusi, menciptakan peluang, dan menjadi sosok penggerak perubahan yang tangguh demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Syamsurizal menyampaikan, pelaksanaan wisuda ke-42 berasal dari Program Magister Terapan, Program Sarjana Terapan, dan Program Diploma. Kegiatan yang mengusung tema besar "Celebrating Achievement, Creating Impact, Inspiring the Future through Character and Integrity", diharapkan menjadi tonggak sejarah penting bagi perjalanan PNJ dalam mencetak SDM unggul bagi bangsa.
Prestasi gemilang dan efektivitas sistem pendidikan vokasi PNJ tercermin sangat kuat pada tingkat keterserapan lulusan. Sebanyak 907 lulusan, atau mencapai 41% dari total wisudawan hari ini, telah berstatus bekerja atau berwirausaha bahkan sebelum mereka resmi menerima ijazah.

Sebanyak 863 lulusan telah diserap oleh berbagai perusahaan nasional maupun multinasional terkemuka, sementara 44 lulusan lainnya mantap membangun bisnis wirausaha. "Artinya, 4 dari 10 lulusan PNJ telah memasuki dunia kerja atau membangun usaha bahkan sebelum resmi menyandang gelar," kata Direktur PNJ.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. menyampaikan apresiasi atas perjalanan dan kontribusi PNJ selama 44 tahun sebagai institusi pendidikan dan vokasi. Menurutnya, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti konsistensi PNJ dalam menghasilkan sumber daya manusia yang terampil, adaptif, inovatif dan memiliki daya saing.
Ia menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjalanan baru untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri dan bangsa Indonesia.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat, para lulusan diharapkan tidak hanya mengandalkan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, berkolaborasi serta menjunjung tinggi integritas dan karakter.
"Karena itu, saya berharap para lulusan PNJ dapat menjadi insan vokasi yang siap menghadapi perubahan, berani menciptakan inovasi dan mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, ucap Prof. Brian dalam sambutannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....