Nama Taylor Swift Jadi Nama Spesies Serangga Baru
- 14 Sep 2026 09:34 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Nama Taylor Swift, penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat digunakan untuk menamai genus dan empat spesies serangga baru pemakan tumbuhan yang ditemukan di Australia. Penamaan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Taylor dan diharapkan dapat menarik perhatian terhadap keanekaragaman serangga serta konservasi, kata Sarah Schroeder, mahasiswa doktoral entomologi University of California, Riverside sekaligus penggemar Taylor Swift.
Website hiburan Variety.com yang kami akses pada Senin, 14 September 2026, sebelumnya melaporkan penelitian University of California, Riverside yang mengidentifikasi 12 spesies baru yang telah dipublikasikan dalam jurnal Insect Systematics and Evolution.
Genus baru itu diberi nama Swiftiephylus, yang menggabungkan istilah Swiftie sebagai sebutan bagi penggemar Taylor Swift dan Phylus yang umum digunakan dalam penamaan kelompok serangga tersebut. Menurut Variety.com, empat spesies dalam genus itu masing-masing bernama Swiftiephylus taylorae, Swiftiephylus amator, Swiftiephylus intrepidus, dan Swiftiephylus poetorum.
Nama keempat spesies tersebut memiliki kaitan dengan Taylor Swift dan sejumlah karya musiknya. Taylorae merujuk pada nama Taylor, sedangkan tiga nama lainnya merupakan bentuk Latin yang berkaitan dengan Lover, Fearless, dan The Tortured Poets Department.
Penamaan itu diusulkan Sarah Schroeder, mahasiswa doktoral bidang entomologi University of California, Riverside sekaligus penggemar Taylor Swift. Variety.com mengutip pernyataan Schroeder yang menyebut penamaan tersebut diharapkan dapat menarik perhatian terhadap keragaman serangga yang belum banyak ditemukan sekaligus meningkatkan perhatian terhadap konservasi.
Selain berkaitan dengan musik Taylor Swift, karakteristik fisik serangga turut menjadi pertimbangan dalam pemberian nama. Variety melaporkan serangga tersebut memiliki warna kuning pucat dengan aksen merah yang dianggap menyerupai rambut pirang dan lipstik merah yang menjadi ciri penampilan Taylor Swift.
Serangga dalam genus Swiftiephylus diketahui memiliki keterkaitan erat dengan pohon dan semak she-oak di Australia. Tanaman tersebut dapat tumbuh di berbagai lingkungan, mulai dari hutan tropis dan kawasan pesisir hingga wilayah dengan kondisi panas ekstrem.
University of California, Riverside menyebut serangga tersebut belum diketahui menjadi hama bagi manusia maupun hewan. Serangga itu termasuk famili Miridae, kelompok kepik sejati yang memiliki lebih dari 11.000 spesies yang telah dideskripsikan di seluruh dunia.
Menariknya, spesimen serangga tersebut sebenarnya telah dikumpulkan puluhan tahun sebelum secara resmi dideskripsikan sebagai spesies baru. Spesimen berasal dari kegiatan penelitian keanekaragaman hayati di Australia pada 1995 hingga 2004 yang menghasilkan lebih dari 50.000 spesimen.
Sebagian spesimen tersebut disebutkan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melalui proses penelitian dan identifikasi secara taksonomi. Peneliti kemudian menggunakan spesimen yang tersedia untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan sejumlah spesies baru tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....