Universitas Ciputra Kembangan Potensi Mahasiswa melalui Enterpreneurship
- 29 Agt 2026 20:06 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Ciputra (UC) melihat bahwa potensi mahasiswa tidak hanya dapat diukur melalui prestasi akademik. Kemampuan dalam seni, olahraga, kreativitas, kepemimpinan, maupun bidang lainnya juga merupakan bentuk kecerdasan dan potensi yang dapat dikembangkan.
Melalui Multiple Intelligence Scholarship, UC Jakarta memberikan ruang bagi talenta muda dengan prestasi non-akademik untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan kemampuan entrepreneurial mereka. Setiap anak muda memiliki kekuatan dan bentuk kecerdasannya masing-masing. Ada yang unggul secara akademik, ada yang memiliki kemampuan luar biasa di bidang seni, olahraga, kreativitas, maupun bidang lainnya.
"Yang penting adalah bagaimana potensi tersebut terus dikembangkan menjadi kompetensi dan memberikan nilai bagi masa depan,” ujar Prof. Christina Eviutami Mediastika, S.T., Ph.D., Campus Director Universitas Ciputra Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Menurut Prof. Christina, pengalaman yang telah dimiliki para talenta muda tersebut justru dapat menjadi modal penting dalam proses pembelajaran. Mahasiswa datang ke kampus bukan sebagai lembaran kosong, mereka sudah memiliki pengalaman, disiplin, jejaring, dan pemahaman tentang dunia profesional.
"Tantangannya adalah bagaimana pengalaman tersebut dikembangkan menjadi kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang lebih besar dan berkelanjutan,” katanya.
Bagi talenta muda di industri hiburan, perjalanan karier tidak harus berhenti pada profesi sebagai aktor, model, penyanyi, atau entertainer. Seorang talent dapat mengembangkan personal brand menjadi bisnis, membangun produk sendiri, mengelola proyek kreatif, bekerja sama dengan berbagai brand, hingga menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Universitas Ciputra mengembangkan entrepreneurship bukan semata-mata sebagai kemampuan untuk mendirikan perusahaan, tetapi sebagai mindset untuk melihat peluang, menciptakan solusi, berani mengambil inisiatif, dan menghasilkan nilai. Bagi generasi yang telah memasuki industri kreatif sejak usia muda, mindset tersebut dapat menjadi bekal untuk membangun karier yang lebih panjang dan adaptif.
“Popularitas bisa menjadi pintu masuk, tetapi kemampuan untuk menciptakan value yang berkelanjutan akan menentukan bagaimana sebuah karier dapat terus berkembang. Kami ingin mahasiswa memiliki keberanian untuk melihat dirinya bukan hanya sebagai talent, tetapi juga sebagai creator dan entrepreneur,” ucap Prof. Christina.
Bergabungnya 12 talenta muda ke UC Jakarta diantaranya Adnanda Sj Immanuel Pondok, Angelina Josie Croise, Emiliano Fernando Cortizo yang berprofesi sebagai model, aktor, penyanyi, DJ dan musisi, menunjukkan bahwa pendidikan tinggi dan karier profesional dapat berjalan secara berdampingan.
Bagi generasi Z, kampus dapat menjadi ruang untuk memperluas perspektif, membangun jejaring, mengembangkan kemampuan bisnis, sekaligus mengubah pengalaman profesional menjadi pengetahuan yang dapat digunakan untuk menciptakan peluang baru. Melalui ekosistem pendidikan entrepreneurship, Universitas Ciputra Jakarta ingin mempersiapkan generasi muda bukan hanya untuk mengikuti perkembangan industri, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan masa depan industri tersebut.
Kisah para talenta muda yang bergabung dengan UC Jakarta menjadi contoh bahwa potensi tidak selalu datang dalam bentuk nilai akademik. Potensi dapat hadir di atas panggung, di lapangan olahraga, di depan kamera, di studio musik, maupun melalui karya kreatif. Dan pendidikan dapat menjadi ruang untuk mengubah potensi tersebut menjadi kompetensi, peluang, dan dampak yang lebih besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....