Aliansi Kebangsaan Gelar Lomba Cerdas Cermat Wong Cilik, Pupuk Jiwa Nasionalisme
- 15 Agt 2026 19:46 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Aliansi Kebangsaan menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan yang melibatkan puluhan pekerja kerah biru dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
- Lomba terbagi menjadi empat kelompok peserta: ojek online, sopir angkot dan bajaj, juru parkir, serta petugas kebersihan dan keamanan, dengan masing-masing kelompok mengirimkan tiga orang perwakilan.
- Peserta menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, termasuk sejarah, kesenian daerah, dan nilai-nilai Pancasila untuk menguji pengetahuan mereka tentang Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Aliansi Kebangsaan menggelar Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan antar wong cilik, yang melibatkan puluhan warga, pekerja kerah biru, dalam rangka menyambut Hari Ulanh Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Jakarta, Sabtu 15 Agustus 2026.
Lomba terbagi dalam empat kelompok peserta. Mulai dari ojek online, sopir angkot dan bajaj, juru parkir, serta petugas kebersihan dan keamanan. Masing-masing kelompok mengirimkan tiga orang perwakilan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, misalnya sejarah, kesenian daerah, hingga nilai-nilai Pancasila.
Salah satu peserta, Deden Mulyana, keluar sebagai juara pertama bersama timnya dari kelompok ojek online. Menurutnya, lomba tersebut memberinya pengalaman, menambah pengetahuan, dan memupuk jiwa nasionalisme.
"Bagus ini, saya bisa tambah pengalaman, pengetahuan. Lalu, jiwa nasionalisme kita jangan sampai namanya padam ya. Walaupun kita di era milenial seperti ini, jangan sampai dilupainlah sejarah-sejarah kayak gitu," kata Deden, Sabtu 15 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengatakan, pelibatan wong cilik sengaja dilakukan untuk melihat apakah pengetahuan dan semangat kebangsaan benar-benar hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, kebangsaan tidak cukup hanya dibicarakan oleh kalangan cendekiawan atau ditampilkan dalam kegiatan seremonial.
"Hal ini penting untuk di-exercise, dilakukan, supaya kita bisa memelihara semangat kebangsaan. Kebangsaan itu ada karena partisipasi semua rakyat," ujar Pontjo.
Lomba cerdas cermat ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap masyarakat yang sehari-hari bekerja dan turut menggerakkan aktivitas perekonomian. Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai dengan total Rp8,5 juta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....