UBL Kenalkan Pendidikan Kebencanaan ke Generasi Muda melalui EDRR 2026

  • 13 Agt 2026 15:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Program Studi S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur, yang merupakan program studi kebencanaan jenjang sarjana pertama yang berdiri di Indonesia, turut berpartisipasi dalam ajang Emergency & Disaster Reduction & Rescue (EDRR) yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, stand S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur mendapat kunjungan dari dua tokoh nasional di bidang kebencanaan, yaitu Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si., Guru Besar Kebencanaan, serta Dr. Lilik Kurniawan, S.T., M.Si., Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Budi Luhur dalam memperkenalkan peran pendidikan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi profesional di bidang manajemen bencana. Kehadiran tersebut sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ketangguhan bencana di Indonesia.

Sebagai program studi kebencanaan jenjang sarjana pertama di Indonesia, S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur dirancang untuk mempersiapkan generasi yang memiliki pemahaman komprehensif mengenai pengurangan risiko bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, respons kedaruratan, pemulihan pascabencana, hingga pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam penanggulangan bencana.

Partisipasi dalam EDRR juga menjadi kesempatan bagi S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur untuk memperkenalkan pendidikan kebencanaan kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Indonesia sebagai negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami bencana secara teoritis, tetapi juga mampu mengelola risiko, mengambil keputusan, memanfaatkan teknologi, serta membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat.

Melalui penyelenggaraan pendidikan S1 Manajemen Bencana, Universitas Budi Luhur berupaya mengambil bagian dalam menjawab kebutuhan tersebut dengan mengintegrasikan aspek keilmuan, teknologi, kemanusiaan, dan praktik manajemen kebencanaan.

"Keikutsertaan Universitas Budi Luhur dalam EDRR di JIEXPO Kemayoran juga menjadi ruang untuk membangun jejaring dan membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah, lembaga kebencanaan, dunia usaha, komunitas, akademisi, serta organisasi kemanusiaan," ujar Prof. Arief Wibowo sebagai Pendiri Program Studi Manajemen Bencana UBL sekaligus Guru Besar Bidang Teknologi Sistem Cerdas Untuk Kebencanaan.

Kunjungan para tokoh kebencanaan nasional ke stand S1 Manajemen Bencana Universitas Budi Luhur diharapkan semakin mendorong penguatan ekosistem pendidikan kebencanaan di Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pengurangan risiko bencana membutuhkan sumber daya manusia yang dipersiapkan melalui pendidikan yang sistematis, multidisiplin, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....