PNJ Percepat Transformasi Digital UMMK melalui Optimalisasi Marketplace

  • 02 Agt 2026 16:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mendorong percepatan transformasi digital para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dukungan di wujudkan melalui Program Pengabdian Masyarakat (PKM) bertajuk "Pendampingan Optimalisasi Platform Marketplace sebagai Strategi Digital Marketing bagi Pelaku UMKM di Era Ekonomi Digital" bagi puluhan pengusaha di Sumedang, Jawa Barat.

Program yang berlangsung di Gedung Sumedang Creative Center, Jum'at, 31 Juli 2026, merupakan bagian dari upaya PNJ untuk meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Ketua Tim Pelaksana, Desyria Pratiwi, S.E., M.M.S.I mengatakan, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola prilaku konsumen dalam mencari informasi, berinteraksi, hingga melakukan transaksi pembelian. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan berbagai platform digital agar mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

"Transformasi digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku UMKM. Melalui pendampingan ini, kami ingin membantu UMKM memahami bagaimana memanfaatkan marketplace, media sosial, dan konten digital sebagai strategi pemasaran yang efektif sehingga mampu meningkatkan penjualan dan memperluas akses pasar," ujar Desyria dalam keterangan resminya, Minggu, 2 Agustus 2026.

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai konsep digital marketing, penentuan target pasar menggunakan pendekatan Segmentation, Targeting, and Positioning (STP), strategi membangun branding usaha, pembuatan konten digital yang menarik, teknik copywriting, penyusunan kalender konten, hingga pemanfaatan TikTok Shop Seller Center sebagai media pemasaran dan penjualan produk. Materi tersebut disusun secara aplikatif agar dapat langsung diterapkan oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Malvinas Bharaduta, seorang influencer, content creator, dan entrepreneur, yang berbagi pengalaman mengenai pentingnya kreativitas dalam membuat konten digital, membangun personal branding, serta memanfaatkan tren media sosial untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen dan mendorong pertumbuhan penjualan.

Tidak hanya memberikan pelatihan digital marketing, tim pengabdian PNJ juga memperkenalkan Dashboard Optimalisasi Marketplace UMKM berbasis Microsoft Excel sebagai inovasi pendukung pengambilan keputusan bisnis. Dashboard ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM mengintegrasikan data penjualan dan data iklan dari berbagai marketplace sehingga dapat memantau omzet, laba, jumlah transaksi, efektivitas promosi, produk terlaris, hingga performa masing-masing marketplace secara lebih mudah.

Menurut Desyria, pemanfaatan dashboard sederhana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam melakukan analisis bisnis berbasis data (data-driven decision making), sehingga strategi pemasaran yang dijalankan menjadi lebih terukur dan efektif.

"Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Selain memperoleh materi pelatihan, peserta juga mendapatkan modul digital marketing dan panduan penggunaan dashboard yang dapat digunakan sebagai referensi dalam mengembangkan usaha secara mandiri setelah program pendampingan selesai," katanya.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Jakarta berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, praktisi industri, dan pelaku UMKM dapat terus diperkuat dalam mendorong percepatan transformasi digital sektor UMKM. Dengan penguasaan strategi digital marketing dan optimalisasi marketplace, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar hingga tingkat nasional, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

"Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Politeknik Negeri Jakarta dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....