Dewan Guru Besar Binus Dorong Gagasan AI for Life untuk Masa Depan Indonesia
- 01 Jul 2026 18:58 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Selama 45 tahun berdiri, Binus University terus tumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan, riset, inovasi, kolaborasi dan pengabdian. Sejalan dengan visi A World-class University Fostering the Society in Building and Serving the Nation, peran Universitas tidak berhenti pada penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mencakup tanggung jawab untuk ikut menjawab berbagai tantangan bangsa.
Dalam momentum Lustrum IX, Dewan Guru Besar Binus University mengangkat gagasan AI for Life, yaitu bagaimana kecerdasan artifisial dapat dimanfaatkan secara lebih bermakna, etis dan bertanggung jawab untuk mendukung kehidupan manusia, memperkuat kualitas SDM, mendorong produktivitas serta memperluas dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.
Gagasan ini hadir di tengah perkembangan AI yang semakin cepat dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Dewan Guru Besar Binus University nilai bahwa pembahasan mengenai AI tidak boleh berhenti pada penggunaan tools atau aplikasi semata m AI perlu dipahami secara lebih komprehensif sebagai bagian dari transformasi kehidupan, pendidikan, industri, kreativitas, tata kelola, hukum hingga strategi nasional.
Ketua Dewan Guru Besar Binus University Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M., menyampaikan bahwa peringatan 45 tahun ini menjadi momentum penting bagi para guru besar untuk tidak hanya hadir dalam ruang akademik, tetapi juga menyampaikan kontribusi pemikiran bagi masyarakat luas.
"Di usia 45 ini kami bersyukur atas perjalanan yang telah dilalui dan menghargai seluruh kontribusi yang telah membentuk Binus hingga hari ini. Namun rasa syukur itu juga harus diwujudkan melalui komitmen untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi Indonesia. Melalui gagasan AI for Life, Dewan Guru Besar Binus ingin menegaskan bahwa teknologi, khususnya AI terus diarahkan untuk memperkuat kehidupan manusia bukan menggantikannya," ujar Prof. Harjanto dalam keterangan resminya, Rabu, 1Juli 2026.
Gagasan AI for Life dirumuskan oleh Dewan Guru Besar BINUS University melalui pendekatan lintas keilmuan. Pendekatan ini menegaskan bahwa AI bukan hanya isu teknologi, tetapi juga berkaitan dengan pendidikan, industri, kreativitas, tata kelola, hukum, geopolitik, dan kebijakan nasional.
Forum ini menghadirkan pemikiran lintas disiplin dari para Guru Besar Binis University yang menyoroti berbagai aspek strategis pemanfaatan AI bagi masa depan Indonesia. Pertama Subtim A: Teknologi, Engineering, dan Information Technology dengan Segala Dampaknya dari Prof. Firdaus Alamsjah, Prof. Widodo Budiharto, dan Prof. Engkos A. Kuncoro.
Fokus ini menyoroti pentingnya transformasi digital yang tidak berhenti pada penggunaan teknologi. AI perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan iproduktivitas, memperkuat kualitas pengambilan keputusan, membangun kapabilitas baru, serta menciptakan inovasi yang berdampak bagi industri dan masyarakat.
Kedua, Subtim B: Bisnis dan Industri Kreatif dengan Segala Peluang dan Tantangannya. Subtim ini terdiri dari Prof. Harjanto Prabowo, Prof. John Fredy Bobby Saragih, Prof. Mita Purbasari Wahidiyat, dan Prof. Lindrianasari.
Fokus ini menekankan bahwa AI perlu dipahami bukan sebagai ancaman bagi kreativitas dan dunia usaha, tetapi sebagai peluang untuk memperkuat inovasi, efisiensi, daya saing, dan penciptaan nilai baru dalam ekosistem bisnis dan industri kreatif Indonesia.
Terakhir, Subtim C: Geopolitik Global, Hukum, dan Strategi Kebijakan Nasional. Subtim ini terdiri dari Prof. Mts Arief, Prof. Tirta N. Mursitama, dan Prof. Shidarta. Fokus ini menyoroti pentingnya kesiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan global yang berkaitan dengan AI, termasuk kedaulatan data, keamanan siber, perang asimetris, regulasi, kepastian hukum, serta arah kebijakan nasional yang adaptif dan berpihak pada kepentingan bangsa.
“Binus lahir dengan semangat Bina Nusantara, karena itu, setiap pemikiran dan inovasi yang kami hadirkan harus kembali kepada kontribusi bagi bangsa. AI for Life adalah ajakan agar kita tidak hanya mengejar kemajuan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa teknologi tersebut membawa manfaat nyata bagi manusia dan Indonesia,” kata Prof. Harjanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....